Demonstrasi di Depan DPRD Garut, Fagar Sebut Pengangkatan Hononer Jadi PNS Hanya Wacana

Pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) dikritisi ribuan honorer Garut yang melakukan demontrasi, di depan Gedung DPRD Garut,

Demonstrasi di Depan DPRD Garut, Fagar Sebut Pengangkatan Hononer Jadi PNS Hanya Wacana
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Ribuan guru honorer berkumpul di Jalan Patriot yang berada di depan Gedung DPRD Garut, Kamis (27/11/2019). Para honorer menuntut pengangkatan CPNS tak berdasarkan umur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) dikritisi ribuan honorer Garut yang melakukan demontrasi, di depan Gedung DPRD Garut, Kamis (28/11/2019).

PPPK dinilai hanya sebuah wacana.

Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut, Cecep Kurniadi, menyebut bahwa hingga saat ini regulasi untuk PPPK juga belum jelas. Honorer yang dinyatakan lolos ujian PPPK belum mendapat keputusan.

"Belum ada aturannya soal PPPK ini. Buat dapat NIP (nomor induk pegawai) dan sebagainya belum ada kepastian," kata Cecep, Kamis (28/11/2019).

Pengguna Twitter Wajib Tahu, Akun yang Tak Aktif 6 Bulan Bakal Dihapus, Begini Pengumuman Resminya

Bahkan honorer PPPK yang lulus bisa jadi tergeser oleh peserta CPNS 2019 yang ikut ujian pada tahun depan.

Nasib honorer disebutnya semakin terkatung-katung karena pemerintah tak mau bersikap tegas.

"Kecemasan ini wajar. PPPK saja belum jelas seperti apa. Sekarang sudah membuka CPNS 2019 untuk umum. Sedangkan kami yang mengabdi lama diabaikan," ujarnya.

Terkait adanya isu jika pengangkatan PPPK dilakukan pada bulan Desember, Cecep pun menyanggahnya. Ia menyebut semuanya baru wacana yang didengungkan pemerintah.

"Kami ingin ada kepastian untuk (honorer) 35 tahun ke atas. Mau PPPK atau CPNS, yang penting bisa tetakomodir," ucapnya

Honorer Garut Protes Pendaftaran CPNS 2019 Formasi Umum, Minta Honorer Diangkat Jadi PNS

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved