KPK Sita Aset Tanah Milik Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra, Warga Menjauh dari Tanah

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Republik Indonesia, menyita sejumlah aset milik mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, yang terjerat tind

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
KPK menyita tanah sawah yang berada di Jalan Sindangjawa-Mandirancan, Desa Cisaat, Kecamatan Dukupuntang, perbatasan antara Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan, milik mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON ‎- Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Republik Indonesia, menyita sejumlah aset milik mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, yang terjerat tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Berdasarkan hasil pantauan Tribun Jabar, Rabu (27/11/2019), KPK menyita tanah sawah yang berada di Jalan Sindangjawa-Mandirancan, Desa Cisaat, Kecamatan Dukupuntang, perbatasan antara Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan.

Penyitaan aset milik Sunjaya yang berada di seberang‎ Bumi Perkemahan Pancasila ini, ditandai dengan dipasangnya plang berukuran 30x50 sentimeter sebanyak tiga buah, yang disebar di tanah tersebut.

Pengumuman penyitaan dalam plang tersebut berdasarkan surat perintah penyidikan nomor sprin.dik/114/DIK.00/01/09/2019 tanggal 11 September 2019.

Punya Duit Rp 30 Jutaan, Bisa Kebeli Mobil Bekas Model & Merek Beragam Ini, Berikut Daftar Harganya

Dalam plang tersebut dituliskan, tanah ini disita dalam perkara tindak pidana pencucian uang, dengan tersangka Sunjaya Purwadisastra, tertanda penyidik KPK.

Kemudian, dituliskan pula larangan memperjualbelikan, menduduki, menggunakan, menguasai atau melakukan tindakan hukum lain di atas objek hukum ini tanpa seizin KPK atau putusan pengadilan.

Taryana (45), warga Desa Cisaat, mengatakan bahwa plang penyitaan tersebut dipasang oleh sejumlah orang dengan pengawalan aparat kepolisian bersenjata, pada pekan lalu.

"Minggu kemarin pokoknya, dilakukan pada siang hari," kata Taryana di Desa Cisaat, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (27/11/2019).

Pascapemasangan plang, kata Taryana, banyak warga dan buruh tani yang mulai menjauh dan tidak melakukan aktivitas di ‎lahan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved