Kecelakaan di Jatinangor Makan Korban Jiwa, Mahasiswa Mengaku Takut Arus Lalu Lintas di Sana

Jihan Novanda (20), mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi korban kecelakaan maut

Kecelakaan di Jatinangor Makan Korban Jiwa, Mahasiswa Mengaku Takut Arus Lalu Lintas di Sana
istimewa
Kecelakaan maut yang menewaskan mahasiswi Unpad, Selasa (26/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Jihan Novanda (20), mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi korban kecelakaan maut di depan kampusnya, Selasa (26/11/2019).

Kendaraan ojek online yang ditumpanginya tersenggok dumptruck di Jalan Raya Bandung-Sumedang, tepat di depan Kampus Unpad Jatinangor.

Akibatnya, mahasiswi Unpad itu terjatuh dan terlindas kendaraan berat tersebut hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ini bukan kali pertama kecelakaan maut terjadi di wilayah kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Mahasiswa Unpad pun mengaku khawatir dengan arus lalu lintas yang padat di Jalan Raya di sekitar Kampus Unpad Jatinangor.

Wagub Jabar Tak Mau Jawab Saat Ditanya tentang Kasus Penipuan yang Dituduhkan Kepadanya

"Takut (arus lalu lintasnya) soalnya kendaraan-kendaraan banyak yang mengebut," ujar Jihan (20) mahasiswi Teknik Geologi Unpad, ketika ditemui di Kampus Unpad Jatinangor, Rabu (27/11/2019).

Jihan mengatakan, tak hanya banyak kendaraan yang mengebut, di jalanan di Jatinangor pun banyak dilalui kendaraan-kendaraan berat.

"Banyak truk-truk juga soalnya, mana truknya besar-besar Juga," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Aldian (21), mahasiswa Fisip Unpad. Aldian mengaku khawatir dengan jalanan di Jatinangor.

"Jalanannya itu banyak sekali dilalui truk besar, truk tanah lah, truk ekspedisi lah, terus truk yang mengangkut seperti kayu-kayu lah, saya yang bawa motor khawatir sekali sih, mana kadang suka mengebut truknya," ujar Aldian.

Melvin Platje Diragukan Tampil Saat Bali United Hadapi Persib Bandung

Aldian berharap ada pembatasan waktu lintas kendaraan-kendaraan besar di Jatinangor agar tidak berbahaya bagi mahasiswa.

"Kalau bisa dibatasi waktu lewatnya, misalnya baru bisa di atas pukul 19.00 WIB sampai subuh, pokoknya jangan pas waktu pagi dan sore, kan waktu sibuk mahasiswa di jalan itu," ujarnya.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved