86 Bangunan Dirobohkan, Jangari akan Dipolesi Konsep Pesisir Danau-Danau di Eropa

Ke depan, pesisir Danau Jangari akan didesain mirip tepi danau-danau yang berada di Eropa.

86 Bangunan Dirobohkan, Jangari akan Dipolesi Konsep Pesisir Danau-Danau di Eropa
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 86 bangunan tak berizin di pesisir Jangari Waduk Cirata, Cianjur, dirobohkan, Rabu (27/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Sebanyak 86 bangunan tak berizin di pesisir Jangari Waduk Cirata dirobohkan.

Puluhan bangunan tersebut terdiri dari rumah, warung, dan bangunan lainnya.

Bangunan-bangunan yang dirobohkan itu merupakan bagian dari total 230 unit bangunan yang dibongkar pemilik masing-masing, karena berada di lahan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Badan Penanggulangan Waduk Cirata (BPWC).

Ke depan, pesisir Jangari akan didesain mirip tepi danau-danau yang berada di Eropa.

Hal tersebut dilakukan dan atas kesepakatan bersama antara PT PJB-BPWC Provinsi Jawa Barat dan Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Tirta Sapta Pesona Jangari.

Wakil Ketua 2 Kompepar Tirta Sapta Pesona Jangari, Hendrawan mengatakan, penertiban warung-warung liar yang berada di atas lahan PT PJB-BPWC Jabar dilakukan untuk penataan tempat pariwisata.

Asyik Nih Nongkrong Sore Hari, Pengunjung Bisa Swafoto Berlatar Pemandangan Waduk Cirata

Petani Ikan Bahas Mesin Penghancur Eceng Gondok, di Cirata Pergerakan Perahu Sudah Tersendat

Sebelum ada penertiban, pihaknya terlebih dahulu mengadakan musyawarah bersama para pemilik warung-warung liar di atas lahan PT PJB-BPWC Jabar yang juga disaksikan langsung Muspika, Dishub UPTD Jabar, Disbudpar Jabar, dan Desa Bobojong.

"Sebelum dilakukan penertiban, Kompepar lebih mengedepankan musyawarah. Kami juga menyebarluaskan surat pemberitahuan terhadap para pemilik warung-warung liar tersebut," kata Hendrawan ditemui di Jangari, Rabu (27/11/2019).

Hendra mengatakan, hal tersebut dilakukan karena sebagai pemilik lahan yakni PT PJB-BPWC Jabar ingin menata zona kawasan pariwisata oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Dalam hal ini, Kompepar siap membantu situasi yang aman dan kondusif selama penertiban bangunan liar tersebut," ujarnya.

Menurutnya, Kompepar berkewajiban untuk memastikan bangunan yang ada diatas lahan PJB mulai dari pertigaan Kantor Dishub Jangari sampai dengan Gedung Koni.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved