Breaking News:

Pemuda di Arjasari Tewas Dipatuk Ular Kobra Seusai Atraksi di Gedung Sabilulungan Pemkab Bandung

Seorang pemuda berinisial HT (24) warga Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, tewas diduga dipatuk ular kobra

Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Istimewa via YouTube Mancing Fishing dan Wikimedia
Ular kobra mematuk Yusuf yang sedang mencari ikan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, ARJASARI- Seorang pemuda berinisial HT (24) warga Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, tewas diduga dipatuk ular kobra seusai atraksi (snake show) di Halaman Gedung Sabilulungan Pemkab Bandung, Minggu (24/11/2019) lalu.

"Pasien datang hari Minggu sore, tepatnya pukul 14.41 WIB atas nama inisial HT warga Batukarut, Kecamatan Arjasari," kata Kepala Ruangan IGD RSUD Soreang Heru Heriyanto di RSUD Soreang, Selasa (26/11/2019).

Heru mengungkapkan, saat dilarikan ke RSUD Soreang korban yang diduga dipatuk ular kobra itu masih dalam kondisi sadar namun penglihatannya kabur.

Korban diduga terkena gigitan ular kobra di bagian tangan sebelah kanan.

"Dia (pasien) mengaku sudah digigit ular. Digigitnya di bagian tangan, tangan sebelah kanan," ujarnya.

Berdasarkan keterangan pasien kepada pihak rumah sakit, kejadian itu terjadi seusai acara perkumpulan komunitas.

Detik-detik Ular Kobra Hitam Liar Menyusup ke Rumah Panji Petualang, Tetangga Sampai Heboh

Sering Digigit Ular Kobra, Pria Ini Justru Jadi Kebal Racun Ular, Nyaris Mati 5 Kali dan Diamputasi

Komunitas tersebut sedang mengadakan acara di Gedong Sabilulungan Soreang.

"Dia bilang ularnya ular kobra. Kita langsung berikan penangan, lakukan sesuai prosedur, memberikan oksigen, (seharusnya) pemberian serum anti bisa ular, pada saat itu, semua sedang kosong, akhirnya kami rujuk ke RSHS Bandung," jelasnya.

Heru menuturkan pasien datang pada pukul 14.41 WIB, dan sekitar pukul 15.00 WIB langsung dirujuk ke RSHS Bandung.

"Pasien masih sadar pas mau berangkat, masih jalan bahkan naik ambulans. Kata sopir ambulans pas keluar pintu tol pasien turun kesadaran," ujarnya.

Sekitar Pukul 15.10 WIB korban tiba di RSHS Bandung dan langsung diberikan bantuan nafas. Korban dirawat sehari di RSHS Bandung dan korban menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (25/11) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.

"Ditangani, sopir ambulans sendiri baru pulang Pukul 19.00 WIB, kondisi pasien sudah tengan dan dilajukan observasi dan petugas ambulans pulang," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved