Iwa Karniwa Terjerat Kasus Meikarta

Masa Penahanan Sekda Jabar Nonaktif Iwa Karniwa Kembali Diperpanjang, Kali Ini yang Terakhir

Masa penahanan Sekda Jabar Nonaktif Iwa Karniwa kembali diperpanjang. Kali ini yang terakhir.

Masa Penahanan Sekda Jabar Nonaktif Iwa Karniwa Kembali Diperpanjang, Kali Ini yang Terakhir
(KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN)
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa ditahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNJABAR.ID - Masa penahanan Sekda Jawa Barat nonaktif Iwa Karniwa kembali diperpanjang.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan untuk 30 hari ke depan.

KPK beberapa waktu lalu sudah menetapkan Iwa Karniwa sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi.

"Tersangka IWK diperpanjang penahanan selama 30 hari kedua dari tanggal 28 November-27 Desember 2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (26/11/2019), di laman Kompas.com.

Diketahui, Iwa kini tengah mendekam di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur sejak KPK menahannya pada Jumat (30/8/2019) lalu.

Febri menambahkan, perpanjangan penahanan ini merupakan yang kedua sekaligus terakhir terhadap Iwa.

Febri menyebut penyidik tengah memfinalisasi proses penyidikan terhadap Iwa dan akan segera melimpahkannya pada tahap berikutnya.

"Ini merupakan perpanjangan penahanan terakhir, sehingga dalam waktu dekat perkara ini akan dilimpahkan pada tahap berikutnya dan segera akan disidang," ujar Febri.

Iwa ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam pusaran kasus proyek pembangunan Meikarta karena diduga menerima suap terkait Rancangan Detail Tata Ruang Bekasi.

Ia diduga meminta uang sebesar Rp 1 miliar kepada PT Lippo Cikarang melalui Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili untuk memuluskan proses RDTR di tingkat provinsi.

Pada Desember 2017, Iwa telah menerima uang sebesar Rp 900 juta dari Neneng melalui perantara. Neneng mendapat uang tersebut dari PT Lippo Cikarang pada bulan yang sama.

Adapun Neneng tengah mendekam di penjara setelah divonis hukuman enam tahun penjara.

Dia dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi menerima suap terkait proyek perizinan Meikarta sebesar Rp 10,630 miliar dan SGD 90.000.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Perpanjang Masa Penahanan Sekda Jabar Nonaktif Iwa Karniwa".

Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved