Penyandang Disabilitas di Cianjur Merasa Kurang Diperhatikan Pemerintah

Menurut Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Cianjur Sukma S Paddimang (44), penyandang disabilitas di Kabupaten Cianjur kerap kesulitan

Penyandang Disabilitas di Cianjur Merasa Kurang Diperhatikan Pemerintah
TribunJakarta.com/Y Gustaman.
Ilustrasi disabilitas. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Penyandang disabilitas di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dinilai belum cukup mendapat perhatian dari pemerintah. 

Menurut Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Cianjur Sukma S Paddimang (44), penyandang disabilitas di Kabupaten Cianjur kerap kesulitan menggunakan sarana dan fasilitas umum.

Hingga saat ini, ucapnya, sebagian besar fasilitas umum yang ada di Kabupaten Cianjur masih tak ramah untuk kaum difabel.

“Secara umum kalangan kami belum terfasilitasi dengan baik. Akses untuk berjalan, menyeberang, hingga mendapat pelayanan publik seringkali masih harus diperoleh tanpa ada pembeda apapun,” katanya di Cianjur, Senin (25/11/2019).

Sukma menilai, kesadaran pemerintah setempat dan stakeholder tentang hak dan kewajiban terhadap penyandang disabilitas belum sebaik seperti di kota-kota besar.

Angkie Yudistia, Staf Khusus Presiden Jokowi Penyandang Disabilitas, Namanya Trending di Google

Penyandang Disabilitas di Jawa Barat Dapat 48 Formasi pada Seleksi CPNS 2019

Padahal, kata dia, jika merujuk pada Undang-undang Nomor 4 tahun1997 tentang Penyandang Cacat dan Undang-Undang Nomor 28 tahun 2012 tentang Bangunan Gedung, pemerintah wajib memberikan ruang dan peluang bagi penyandang disabilitas.

”Mungkin karena masih banyak orang yang belum intens berinteraksi dengan kalangan disabilitas, sehingga pemahaman terkait norma dan aturan juga belum begitu tinggi,” ujarnya.

Selain itu, tingkat kesadaran dan kepedulian terhadap kaum disabilitas masih rendah, termasuk stigma masyarakat memandang rendah kepada para difabel.

“Masih banyak yang memandang kami dengan sikap sinis," tuturnya.

Karena itu, pihaknya berharap, pemerintah daerah lebih fokus untuk mewajibkan pengadaan fasilitas bagi penyandang disabilitas.

Ada Kuota Khusus untuk Disabilitas dalam CPNS 2019, Cek Persyaratan dan Keistimewaannya

“Setidaknya ada keterlibatan pemerintah dalam memberikan ruang dan peluang bagi kaum difabel untuk berkontribusi, tentunya dengan dukungan sarana prasarana yang memadai,” kata Sukma.

Terpisah, anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Atep Hermawan Permana mengakui, fasilitas-fasilitas layanan umum bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Cianjur masih belum memadai.

"Artinya, belum ada secara menyeluruh," kata Atep. Dia berjanji akan mendorong Pemkab Cianjur menyediakan ruang berkreasi bagi penyandang disabilitas.

"Jadi, bukan hanya ramah saja, namun juga harus bisa mengakomodir untuk mengeksplorasi kreativitas kalangan disabilitas,” ujar dia. (Kontributor Cianjur, Firman Taufiqurrahman)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cianjur Masih Belum Ramah bagi Penyandang Disabilitas"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved