Kebangetan, Demi Bayar Live Streaming Wanita Dewasa, Seorang Ayah Menjual Bayinya Rp 160 juta

Seorang ayah tega menjual bayi perempuannya Rp 160 juta Rupiah demi menonton tayangan live streaming wanita dewasa.

Kebangetan, Demi Bayar Live Streaming Wanita Dewasa, Seorang Ayah Menjual Bayinya Rp 160 juta
Kolase foto (Tangkapan layar Daily Mail dan https://aifs.gov.au/)
Seorang ayah di China tega menjual bayinya untuk membayar live streaming cewek dewasa. 

Seorang ayah tega menjual bayi perempuannya Rp 160 juta Rupiah demi menonton tayangan Live Streaming wanita dewasa

TRIBUNJABAR.ID - Seorang ayah rela menjual bayi perempuannya seharga 8.900 poundsterling atau setara Rp 160 juta demi menonton tayangan Live Streaming wanita dewasa di situs favoritnya.

Sang ayah yang berasal dari Provinsi Fujian, China, ini rela menjual bayinya kepada orang asing yang ia temui dan berniat mengadopsinya.

Ayah dari bayi perempuan yang tidak disebutkan namanya ini dilaporkan memiliki dua anak, laki-laki dan perempuan.

Dirinya mengaku tak sanggup membesarkan keduanya lantaran ditinggal istrinya pergi.

Ia mengatakan bahwa istrinya pergi begitu saja darinya.

Misteri Keberadaan Masjid Megah di Tengah Hutan Miliki Halaman Luas, Penampakannya Viral di Medsos

Seorang bayi perempuan dijual ayahnya agar dapat menonton live streaming perempuan dewasa. Gambar Ilustrasi. (Pixabay.com)
Seorang bayi perempuan dijual ayahnya agar dapat menonton live streaming perempuan dewasa. Gambar Ilustrasi. (Pixabay.com) ()

Jajakan Uang untuk Bayar Live Streaming

Dilansir oleh koran Strait Metropolis Daily yang dikutip Daily Mail, (12/11/2019), sang ayah kini menghadapi kasus perdagangan anak setelah dilaporkan menjual anaknya pada Februari 2019.

Kasus perdagangan anak oleh sang ayah ini dilaporkan di koran lokal setempat.

Sebuah pengadilan setempat melaporkan bahwa Lu menghabiskan uang yang baru didapatkannya terhadap seorang vlogger wanita.

Halaman
1234
Editor: Hilda Rubiah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved