Fadli Zon Sebut Staf Khusus Presiden Jokowi Hanya Pajangan, Begini Sarannya

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyebut bahwa staf khusus Presiden Jokowi hanya "pajangan".

Fadli Zon Sebut Staf Khusus Presiden Jokowi Hanya Pajangan, Begini Sarannya
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo memperkenalkan 7 orang yang menjadi staf khususnya. Pengumuman itu dilakukan di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/11/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyebut bahwa staf khusus Presiden Jokowi hanya "pajangan".

Ia tak yakin ketujuh staf khusus dari kalangan milenial itu dapat memberikan banyak kontribusi untuk kinerja Presiden Jokowi.

Fadli Zon justru menilai langkah Jokowi memilih kaum milenial sebagai staf khususnya hanya sebagai pencitraan.

"Cuma lipstik aja, pajangan aja lah itu," kata Fadli Zon kepada wartawan di Gedung Lemhanas, Jakarta, Sabtu (23/11/2019).

Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Fadli Zon: Apa Sih Hebatnya Ahok?

Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Polda Metro Jaya, Rabu (29/5/2019)
Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Polda Metro Jaya, Rabu (29/5/2019) (KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

Adapun ketujuh stafsus dari kalangan milenial, yakni Putri Indahsari Tanjung (CEO dan Founder Creativepreneur); Adamas Belva Syah Devara - (Pendiri Ruang Guru); Ayu Kartika Dewi - (Perumus Gerakan Sabang Merauke); Angkie Yudistia (Pendiri Thisable Enterprise, difabel tuna rungu); Gracia Billy Yosaphat Membrasar (CEO Kitong Bisa); Aminuddin Ma'ruf - (Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia); serta Andri Taufan Garuda Putra (Pendiri Lembaga Keuangan Amartha).

Ketujuhnya disebut Jokowi sebagai staf khusus milenial karena berumur 23 sampai 36 tahun.

Namun, Fadli Zon menilai harusnya Jokowi tak hanya mencari orang-orang yang sekedar muda untuk menjadi pembantunya. Namun, Presiden juga harus memikirkan mengenai kemampuan mereka.

"Kita mau melihat kinerja orang pada kapasitas kapabilitas, tidak melihat umur harusnya. Best of the best. Cari orang yg punya kapasitas, kapabilitas, integeritas dan tepat. Right man atau right woman in the right place," kata dia.

Selain itu, Fadli Zon juga menyoroti inkonsistensi Jokowi dalam penunjukan staf khusus ini. Di satu sisi Jokowi dalam berbagai kesempatan menekankan perampingan birokrasi.

Namun, Jokowi justru memiliki staf khusus dalam jumlah yang banyak. Selain tujuh staf khusus milenial yang diperkenalkan Jokowi pada Kamis pekan lalu, masih ada enam staf khusus lainnya.

"Ya itulah Pak Jokowi memang konsisten dengan inkonsistensinya. Apa yang diomongkan kadang-kadang beda dengan yang dilakukan," ujarnya. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Staf Khusus Jokowi Aminuddin Mengaku Belum Tahu Informasi Soal Wajib LHKPN

7 Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi Tak Bekerja Full Time di Istana, Berapa Gaji Mereka?

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved