Angklungs Day, Cuma Angklung yang Bisa Bikin Ribuan Orang Ini Kompak

Ribuan orang memainkan angklung di halaman Gedung Sate di acara Angklung's Day atau Peringatan Hari Angklung Sedunia, Minggu (24/11/2019).

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Ribuan orang memainkan angklung di halaman Gedung Sate di acara Angklung's Day atau Peringatan Hari Angklung Sedunia, Minggu (24/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sang konduktor berdiri di atas panggung mengangkat kedua tangannya, menggerakkannya, membuat rangkaian isyarat berirama.

Di hadapannya, ribuan orang dari mulai murid SD, pelajar SMP dan SMA, hingga mahasiswa dan komunitas, berdiri mengenakan seragamnya masing-masing.

Mata mereka tertuju pada gerakan tangan konduktor. Tangan mereka menggenggam angklung, menggetarkannya sesuai pergantian isyarat tangan konduktor.

Ukuran dan jenis angklung yang mereka genggam berbeda-beda, mengeluarkan suara dan tinggi nada yang berbeda pula.

Istri Terduga Teroris di Cianjur Takut Tinggal Sendiri di Kos, Sempat Mau Tinggal di Rumah Ketua RT

Starting Line Up Persib Bandung vs Barito Putera, Berikut LINK LIVE STREAMING INDOSIAR TV ONLINE

TONTON LIVE STREAMING INDOSIAR TV ONLINE Persib Bandung vs Barito Putera, Tak Mau Kecewakan Bobotoh

Setiap isyarat tangan konduktor diikuti melodi dari angklung-angklung yang digerakkan bergantian, menghasilkan sebuah irama musik yang diiringi para penyanyi dari atas panggung.

Lagu "Alusiau" dari Sumatra Utara membuka orkestra angklung tersebut. Medley dilanjut dengan lagu "Peuyeum Bandung" dari Jawa Barat, "Don Dap Dape" dari Bali, dan "Yamko Rambe Yamko" dari Papua.

Para pemain angklung yang mengenakan stiker berbagai bendera negara dunia di pipi mereka ini tidak hanya kompak bermain angklung, tapi juga kompak menggerakkan tangan-tangan mereka bagai menari, melangkah berirama ke kanan dan kiri, sampai berjoget dangdut saat lagu "Perahu Layar" menutup permainan medley pertama.

Matahari cukup terik pada pagi itu, namun angin sejuk berembus menyejukkan kerumunan ribuan orang di halaman Gedung Sate di acara Angklung's Day atau Peringatan Hari Angklung Sedunia, Minggu (24/11/2019), tersebut.

Saat acara disela rangkaian sambutan, sebagian peserta tampak berpencar mencari tempat teduh. Para orang tua dan guru menerobos kerumunan untuk memberikan makanan atau air minum kepada anak-anak yang tampak kepanasan sambil duduk di halaman Gedung Sate.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved