Setelah di Garut, Teror Tawon Juga Terjadi di Bekasi, Serang Dua Anak

Tidak sampai 10 menit, sarang tawon yang cukup besar itu disingkirkan petugas.

Setelah di Garut, Teror Tawon Juga Terjadi di Bekasi, Serang Dua Anak
Warta Kota/Adi Kurniawan
sarang tawon raksasa 

Sementara itu, Armi dan adiknya dibawa ke klinik Cisanda.

Namun takdir berkata lain, nyawa Armi justru tak tertolong.

 Tragis, Bocah SD Ini Tewas Disengat Ribuan Tawon, Ini Cara Tiga Temannya Bisa Selamat

Adik Armi, Elzar, dan kedua temannya, Saeful dan Rizki selamat dalam kejadian tersebut.

Mereka kini telah dirawat di rumahnya masing-masing.

Agar kejadian serupa tak menimpa bocah lainnya, pihak Dinas Pemadam Kebakaran setempat diminta untuk menyingkirkan sarang tawon tersebut.

Muncul Rasa Panas

Rizki mengaku masih merasa pusing setelah disengat tawon.

Bekas sengatan tawon juga terlihat di beberapa bagian tubuhnya.

"Masih sangat pusing di kepala. Badan juga masih kerasa sakit," kata Rizki saat beristirahat di rumahnya, Kamis (21/11/2019).

sengatan tawon berbahaya
sengatan tawon berbahaya (Kolase Tribun Jabar (Tribunjabar/Firman Wijaksana))

Rasa panas juga muncul dari luka-luka bekas sengatan tawon di seluruh tubuhnya.

Rizki mengaku kapok mengganggu sarang tawon. Ia juga sangat sedih karena temannya, Armi meninggal dunia.

"Enggak tahu kalau bakal nyerang tawonnya. Apalagi Armi sampai meninggal karena disengat," ucapnya.

Meski menggunakan celana jeans, sengatan tawon masih terasa ke bagian paha dan kakinya. Rizki juga sempat menggunakan penutup wajah dari kardus saat akan merusak sarang tawon.

Rizki menyebut, tawon-tawon itu kerap menyengat saat melintas masjid. Ia dan temannya pun berinisiatif untuk merusak sarang tawon.

"Sudah siapin kayu buat nurunin sarangnya. Sama pakai penutup wajah dari kardus. Biar enggak kena ke muka," katanya.

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved