Persita Tangerang Promosi ke Liga 1 2020 usai Menang Adu Penalti atas Sriwijaya FC

Tiga pemain yang mampu mencetak gol adalah Diego Banowo, Aditya Gigis, dan Amarzukih. Hanya Asri Akbar yang gagal.

Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pemain Blitar Bandung United FC, Aziz Hutagalung (kiri) berebut bola dengan pemain Persita Tangerang di Stadion Siliwangi, Bandung, Kamis (17/10/2019). Dalam laga yang berakhir 1-1 itu, pemain Blitar Bandung United FC bermain maksimal meski sudah degradasi ke Liga 3 musim depan. 

TRIBUNJABAR.ID - Persita Tangerang menjadi peserta baru di Liga 1 2020. Tiket promosi didapat setelah mencapai final Liga 2 2019 seusai mengalahkan Sriwijaya FC di semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Jumat (22/11) sore.

Laga ini berjalan alot. Tak ada gol hingga extra time 2x15 menit. Sehingga, pemenang ditentukan lewat adu penalti.
Persita menang 3‑2.

Tiga pemain yang mampu mencetak gol adalah Diego Banowo, Aditya Gigis, dan Amarzukih. Hanya Asri Akbar yang gagal.

Sementara di kubu Sriwijaya FC dua penendang pertama Ambrizal dan Zulkifli Sukur gagal melaksanakan tugasnya.

Tendangan mereka mampu ditepis kiper Persita, Annas.

Dua gol untuk Sriwijaya disumbang oleh Airlangga Sucipto dan Yohanis Nabar.

Kemenangan Persita ditentukan eksekutor kelima Sriwijaya FC, Nerius Alom.

Tendangannya melebar sehingga tim memastikan Persita memperoleh tiket ke Liga 1 walau penendang kelima Persita tak ambil bagian.

Pelatih Persita, Widodo C Putro, menganggap kemenangan ini merupakan hasil kerja keras pemain.

"Semua ini berkat karunia Tuhan yang dilimpahkan kepada kami. Kami sangat bersyukur," ucap Widodo dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Pada laga kemarin, Widodo dipaksa memeras otak di babak pertama. Pasalnya, dua pemain cedera sehingga harus diganti.

"Saya punya plan A dan plan B, tapi plan B tak terkait pergantian di babak pertama. Kami masukkan Asri untuk penguasaan bolanya," ucap Widodo.

Meski gagal mencetak gol, namun Persita akhirnya yang menjadi pemenang dalam adu penalti.

Widodo mengatakan, semua pemain yang mendapat tugas sudah siap scara psikis karena sejak awal pembentukan tim ada pemain yang disuruh latihan menendang penalti.

Di kubu Sriwijaya FC, pelatih Kas Hartadi mengucapkan selamat kepada Persita yang lolos ke final sehingga mendapat tiket promosi ke Liga 1.

"Pertandingan tadi sebenarnya kami menguasai. Sebenarnya ada satu gol. (Dianulir) sudah keputusan wasit. Dari rekaman tak ada hand ball," ucap Kas.

Selain itu, dikartumerahnya Bobby Satria membuat Sriwijaya FC kewalahan.

"Terus adu penalti, kami belum beruntung saja," ucapnya. (rie)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved