Buntut Tersangka Baru Kasus RTH Kota Bandung, KPK Periksa 11 Saksi Termasuk 3 Mantan Anggota DPRD

Buntut tersangka baru kasus RTH Kota Bandung, KPK periksa 11 orang termasuk mantan anggota DPRD.

Buntut Tersangka Baru Kasus RTH Kota Bandung, KPK Periksa 11 Saksi Termasuk 3 Mantan Anggota DPRD
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Tampak RTH Mandajalati di Kelurahan Pasir Impun yang ditumbuhi pepohonan dengan latar belakang komplek perumahan. RTH Mandalajati sebagian besar berupa lahan di lereng jurang tepat di atas Sungai Cisanggarung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penetapan Dadang Suganda se‎bagai tersangka baru dugaan korupsi program ruang terbuka hijau (RTH) Pemkot Bandung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berlanjut dengan pemeriksaan tiga anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014 pada Jumat (22/11/2019) di Kantor Satuan Sabhara Polrestabes Bandung, Jalan Ahmad Yani.

Dadang Suganda berperan sebagai makelar tanah‎ di lokasi RTH Mandalajati dan Cibiru.

Tiga anggota DPRD periode 2009-2014 yang diminta keterangannya yakni Lia Noerhambali, Riantono, dan Tatang Su‎ratis.

Pantauan Tribun, penyidik KPK berjumlah tujuh orang. Mereka membawa empat koper.

Selain tiga anggota dewan, saksi yang diperiksa yakni Pupung Hadijah, R Ivan Hendriawan ASN DPKAD Pemkot Bandung.

Lalu Tatang Muchtar Camat Cibiru 2009-2015, Yaya Sutaryadi selaku Lurah Cisurupan Kecamatan Cibiru, Dodo Suanda ASN Kelurahan Palasari, Yudi Priadi selaku Notaris.

Kemudian Cepi Setiawan selaku staf DPRD Kota Bandung dan Ubad Bahtiar selaku pensiunan ASN dengan jabatan terakhir Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkot Bandung.

"Sebelas orang yang kami mintai keterangan. Tadi ada tiga anggota DPRD yang turut diperiksa," ujar seorang penyidik KPK yang meminta tidak disebutkan namanya, sesaat sebelum meninggalkan Kantor Sat Sabhara.

Ia mengatakan, 11 orang saksi itu dimintai keterangannya terkait program RTH Pemkot Bandung di Mandalajati dan Cibiru.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved