Bermodal Awal Rp 1,5 Juta, Kini Mojang Bandung Ini Punya Distributor di 25 Kota Lewat Dorokdokucu

Belum pernah terpikirkan sebelumnya di benak Ulfah Nurfebrianti, di usianya ke-25, mojang Bandung ini sukses rintis usaha camilan tradisional dorokdok

Bermodal Awal Rp 1,5 Juta, Kini Mojang Bandung Ini Punya Distributor di 25 Kota Lewat Dorokdokucu
Istimewa
Bermodalkan uang pinjaman dari orang tua, Dorokdokucu kin sudah membuka distributor di 25 kota di Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Belum pernah terpikirkan sebelumnya di benak Ulfah Nurfebrianti, di usianya yang ke-25, mojang asli Bandung ini sukses merintis usaha camilan tradisional: dorokdok.

Bisnis yang menjadi pengalaman pertamanya ini ternyata mampu membuka pintu rezeki banyak orang.

Tidak hanya di lingkungannya, bahkan hingga luar kota.

Ulfah, yang kerap dipanggil Ucu ini, adalah pendiri camilan Dorokdokcu.

Kekayaan Budaya Purwakarta Jadi Inspirasi Finalis Mojang Jabar 2019 Desain batik

Ridwan Kamil Raih Penghargaan Inspirational Leader Asia Pasifik di GovInsider Innovation Awards 2019

Dorokdok sendiri merupakan kerupuk kulit khas Jawa Barat.

Dinamakan dorokdok karena diambil dari bunyi renyahnya camilan tersebut saat digigit.

Sementara itu, soal nama Dorokdokcu, adalah gabungan dari dorokdok dan nama panggilannya.

Menurut Ucu, sesuai dengan rilis yang diterima Tribun Jabar, awalnya bisnis camilan ini tidak disengaja.

Saat Mei 2019, Ucu yang senang jalan-jalan ini mengunggah Instagram Story soal dorokdok.

Dorokdok yang dibungkus plastik sebesar guling itu ternyata direspons teman-temannya.

Halaman
1234
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved