Bocah Garut Tewas Disengat Tawon

Nasib Malang Armi, Bocah SD di Garut Meninggal Setelah Disengat Tawon, Hampir Sekujur Tubuh Diserang

Kisah pilu menimpa seorang bocah SD di Garut setelah tubuhnya disengat tawon. Namanya Armi, bocah berusia 11 tahun itu dinyatakan meninggal dunia

Kolase Tribun Jabar (Thinkstockphotos via Kompas.com dan Pixabay)
ILUSTRASI - Bocah SD di Garut, Armi bernasib malang, dia meninggal setelah disengat tawon. 

TRIBUNJABAR.ID - Kisah pilu menimpa seorang bocah SD di Garut setelah tubuhnya disengat tawon. Namanya Armi, bocah berusia 11 tahun itu dinyatakan meninggal dunia sengatan tawon.

Diketahui, Armi merupakan murid SD Samarang yang duduk di bangku kelas 6. Saat kejadian, bocah SD ini bersama dengan sang adik.

Adiknya bernama Elzar, usianya lebih muda dua tahun dari kakaknya, yakni 9 tahun. Bersama kakaknya, ia juga sekolah di SD yang sama.

Di SD Samarang, adik Armi ini duduk di bangku kelas 4. Berdasarkan kronologinya, adik dan kakak ini disengat tawon setelah pulang latihan.

Seperti yang dilaporkan wartawan Tribunjabar.id di Garut, keduanya baru selesai latihan di Madrasah Al Barkah, pada Rabu (20/11/2019).

Cara Bocah di Garut Selamatkan Diri dari Serangan Tawon, Korban yang Meninggal Tak Bisa Loncat

Pada pukul 16.00, pasangan kakak dan adik ini berjalan pulang bersama dua orang temannya yang lain.

Mereka adalah Rizki, bocah 11 tahun yang duduk di bangku kelas 6 SD Mekarsari.

Rizki, seorang pelajar yang disengat tawon menunjukan luka di tubuhnya, Kamis (21/11/2019).
Rizki, seorang pelajar yang disengat tawon menunjukan luka di tubuhnya, Kamis (21/11/2019). (Tribunjabar/Firman Wijaksana)

Selain itu, ada juga remaja berusia 12 tahun, yaitu Saeful Ulum. Diketahui, Saeful Ulum merupakan siswa SMPN 2 Bayongbong.

Dalam perjalanan pulang, disebutkan Armi dan adik, serta kawannya melihat ada sarang tawon.

Sarang tawon itu ada di rumah warga yang berlokasi di Kampung Nangela, Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Halaman
1234
Penulis: Widia Lestari
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved