Akibat Buruk Kecanduan Game HP, Bocah SD Bolos 4 Bulan, Tidur Subuh Bangun Sore, Uang Nenek Terkuras

Jangan sampai anak Anda kecanduan bermain game hingga lupa waktu dan lupa kewajibannya. Seperti apa yang terjadi AN (12), murid SD di Magetan.

Akibat Buruk Kecanduan Game HP, Bocah SD Bolos 4 Bulan, Tidur Subuh Bangun Sore, Uang Nenek Terkuras
Kolase (Istimewa dan TribunJabar.id/Seli Andina)
Akibat buruk kecanduan game HP, bocah SD bolos 4 bulan, tidur subuh bangun sore, uang nenek terkuras. 

Akibat buruk kecanduan game HP, bocah SD bolos 4 bulan, tidur subuh bangun sore, uang nenek terkuras.

TRIBUNJABAR.ID - Sebaiknya awasi anak Anda yang kerap bermain game online di smartphone atau HP.

Jangan sampai anak Anda kecanduan game hingga lupa waktu dan lupa kewajibannya.

Seperti apa yang terjadi AN (12), murid SD di Desa Banjar Panjang, Kabupaten Magetan.

Murid SDN 1 Desa Banjar Panjang tersebut bahkan sudah bolos sekolah sampai empat bulan karena kecanduan game.

Menurut laman Kompas.com, Kepala Dinas dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, Suwoto bahkan sampai mendatangi rumah AN.

AN ternyata tinggal bersama kakek dan neneknya, Mariman (70) dan Sayem (65).

Pasalnya, orang tua AN merantau ke Kalimantan utnuk mencari nafkah.

Sementara itu, Sayem dan suaminya bekerja sebagai pembuat lempeng atau kerupuk dari beras.

Murid Kelas VI SD Bolos 6 Bulan Gara-gara Kecanduan Game Online, Sekolah sampai Kirim Buku ke Rumah

Kecanduan Game Online Sejak Dibelikan HP

AN ternyata kecanduan game online sejak dibelikan HP android.

Semenjak itu, AN pun selalu tidur subuh karena terus bermain game.

Ia akan bangun pada sore hari sekitar jam empat.

“Bangun ya main game online sampai jam 4 sampai jam 5 pagi baru tidur,” kata Sayem, saat dikunjungi Suwoto, dikutip TribunJabar.id dari Kompas.com, Kamis (20/11/2019).

Ilustrasi main game menggunakan smartphone
Ilustrasi main game menggunakan smartphone (imagui.eu)

Akibat kebiasaan buruk tersebut, AN pun sampai bolos sampai empat bulan.

Guru SD tempat AN sekolah bahkan berusaha membujuk siswanya itu untuk masuk sekolah.

Mereka juga meminta orang tua AN untuk pulang agar bisa membujuk anaknya bersekolah.

Habis Rp 27 Ribu Per Hari

Demi memenuhi keinginan cucunya, Sayem mengaku setiap hari menghabiskan uang Rp 27 ribu.

Uang tersebut dibelikan untuk pulsa cucunya itu.

Kecanduan Game Online, Siswa SD di Magetan Bolos Sekolah 3 Bulan

"Dia tidak keluar rumah, saya yang beli,” ujarnya.

Sayem mengaku selalu berusaha untuk menuruti keingnan cucunya itu.

Padahal, hasil dari jual kerupuk tak seberapa.

Sayem pasrah dengan tingkah cucunya itu sejak empat bulan terakhir.

Ia tak tahu pengaruh buruk dari kecanduan main game online sampai berjam-jam.

"Tapi kalau sudah minta cucu saya itu harus segera di belikan,” ujarnya.

Pendampingan Psikiater

ilustrasi mobile legend
ilustrasi mobile legend (istimewa)

Suwoto mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan agar ada pendampingan psikiater agar AD bisa bebas dari kecanduan game.

Tak hanya AN, ternyata di Magetan ada juga anak lain yang merupakan siswi SMP yang kecanduan game online.

Namun, siswa SMP yang kecanduan game itu mulai pulih dan bersekolah lagi karena adanya pendampingan psikiater.

Lebih lanjut Suwoto mengatakan, sebenarnya peran keluarga juga dibutuhkan agar anak terlepas dari kecanduan game online.

"Pihak sekolah juga kita minta terus memberikan support agar siswa mau kembali sekolah,” ujarnya.

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Hilda Rubiah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved