Jajaki Kerja Sama, Bulgaria Tertarik Buat Yoghurt di Jawa Barat, Ini Sejumlah Proyek Lainnya

Kerja sama yang akan dijajaki di antaranya pengepakan ikan, produksi yoghurt Bulgaria di Jawa Barat, sampai pemasaran kopi Jawa Barat ke Eropa melalui

Jajaki Kerja Sama, Bulgaria Tertarik Buat Yoghurt di Jawa Barat, Ini Sejumlah Proyek Lainnya
Shutterctock
ilustrasi yoghurt 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bulgaria dan Jawa Barat menjajaki kerja sama di sejumlah sektor bidang pangan.

Kerja sama yang akan dijajaki di antaranya pengepakan ikan, produksi yoghurt Bulgaria di Jawa Barat, sampai pemasaran kopi Jawa Barat ke Eropa melalui negara yang berbatasan dengan Yunani dan Turki tersebut.

Setelah menerima kunjungan Duta Besar Bulgaria untuk Indonesia, Petar Dimitrov Andonov, di Gedung Pakuan, Rabu (20/11/2019), Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan bahwa negara berpenduduk tujuh juta jiwa tersebut sudah dikunjungi oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi beberapa waktu lalu.

"Pesan-pesannya adalah mulai meningkatkan hubungan bilateral karena mereka melihat sama ya, Indonesia dalam 30 tahun ke depan akan jadi negara adidaya, sehingga mereka ingin tahu Jawa Barat bisa menyediakan apa dalam kerja sama ekonomi lah," kata gubernur yang akrab disapa Emil seusai pertemuan tersebut.

Cerita Ridwan Kamil Gadaikan Motor untuk Ikut Pilkada Hingga Tak Setuju Pilkada Dipilih DPRD

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ditemui di Gedung Pakuan, Rabu (20/11/2019)
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ditemui di Gedung Pakuan, Rabu (20/11/2019) (Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam)

Penjajakan kerja sama yang dijajaki, katanya, adalah produksi dan pemasaran yoghurt asal Bulgaria yang sudah terkenal di mancanegara.

Hal lainnya adalah di bidang pendidikan dan teknologi digital, termasuk pertukaran pelajar dan mahasiswa.

"Saya mah langsung konkrit, mau kerja sama bidang apa. Katanya bidang perikanan, langsung bisa bikin pabrik pengepakan, ikan indramayu bisa dikemas oleh perusahaannya, dikirim ke Eropa. Kemudian food processing," kata Ridwan Kamil.

Bulgaria, katanya, bisa jadi pintu ke Eropa dari arah timur. Termasuk untuk penjualan kopi Jabar ke Eropa. Pada kenyataannya, kebun kopi di Jawa Barat ini baru bisa memenuhi seperlima kebutuhan pasar global.

"Jadi mari menanam kopi, karena kebutuhan kopi Jawa Barat sekarang lima kali lipat dari suplainya sekarang. Kopi memang lagi naik daun di seluruh dunia. Jadi saya lagi petakan di mana lagi bisa tanam kopi," katanya.

Ridwan Kamil mengatakan, pertemuan dengan Bulgaria adalah salah satu dari agenda atau undangan pertemuan dengan negara lainnya yang bisa mencapai sekitar 100 undangan per tahun.

Untuk mengefisienkannya, Ridwan Kamil hanya menyanggupi pertemuan ke luar negeri dua bulan sekali,

Agenda yang disanggupi Ridwan Kamil adalah agenda kerja sama yang dapat dilaksanakan secara cepat.

Ridwan Kamil Beri Penghargaan untuk Tujuh Pabrik AQUA di Jabar karena Program Lingkungan

Ridwan Kamil Bakal Bertemu Anies Baswedan, Apa Akan Bicara Soal Politik? Begini Kata Emil

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved