VIDEO Mengunjungi Museum Geologi Sambil Melihat Aneka Koleksi Geologi

Museum Geologi merupakan destinasi yang memperagakan benda-benda hasil temuan geologi, berupa fosil, batuan, mineral, gas dan sisa-sisa dari bencana g

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
 
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Museum Geologi merupakan destinasi yang memperagakan benda-benda hasil temuan geologi, berupa fosil, batuan, mineral, gas dan sisa-sisa dari bencana geologi.
 
Di Museum Geologi, Anda bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman sambil berpetualang di dunia pra sejarah.
 
Serta, Anda akan merasakan suasana yang ramah dan menyenangkan untuk mempelajari segala sesuatu mengenai bumi.
Museum Geologi merupakan destinasi yang memperagakan benda-benda hasil temuan geologi, berupa fosil, batuan, mineral, gas dan sisa-sisa dari bencana geologi.
Museum Geologi merupakan destinasi yang memperagakan benda-benda hasil temuan geologi, berupa fosil, batuan, mineral, gas dan sisa-sisa dari bencana geologi. (Tribun Jabar)
Dengan menjelajahi ruang dan waktu geologi, Anda akan memahami berbagai dinamika bumi, fenomena geologi dan jejak-jejak kehidupan di dalamnya.
 
Museum Geologi memiliki ratusan ribu koleksi batuan, mineral dan koleksi fosil.
 
Untuk fosil dan bebatuan di sana, sebagian besar didistribusikan langsung dari seluruh Indonesia.
 
Sebagian besar koleksi disimpan di ruang simpan koleksi, sebagian kecil dipamerkan di ruang peragaan.
 
Ruang peragaan Museum Geologi memiliki dua lantai yang terdiri dari lima ruangan.
 
Setiap ruangan menyajikan tema-tema yang berbeda.
 
Di antaranya sebagai berikut : 
 
1. Sejarah Kehidupan
 
Ruang sejarah kehidupan mengambarkan perkembangan di muka bumi yang di mulai sejak kelahiran bumi 4,6 milyar tahun lalu.
 
Kemudian di tampilkan pula perkembangan kehidupan dari zaman ke zaman. Mulai dari kehidupan di dalam air, hingga migrasi ke darat.
 
Di ruangan ini juga menampilkan berbagai macam hewan purba dan manusia purba. Di antaranya gajah purba, badak, kudanil, kerbau dan dinosaurus.
 
Untuk manusia purba terdapat berbagai replika dari Indonesia dan dunia.
 
Di antaranya Homo Erectus dan Pitechantropus Erectus, yang di temui di beberapa tempat.
 
2. Geologi Indonesia
 
Ruangan ini menampilkan koleksi meteorit dan tektit, selanjutnya di sajikan pula gambaran umum tentang batuan dan mineral.
 
Ruangan ini menampilkan koleksi meteorit dan tektit, selanjutnya di sajikan pula gambaran umum tentang batuan dan mineral.
 
Beberapa jenis mineral memiliki keunikan, seperti kuarsa, ametis, dan pirit.
 
Pada ruangan kars Indonesia, menjelaskan fenomena dan proses terbentuknya kawasan batu kars Indonesia.
 
Lalu pada ruangan gunung api Indonesia, menyajikan proses terbentuknya gunung api, bentuk, struktur, dan fenomena gunung api di Indonesia.
3. Sumber Daya Geologi
 
Ruangan ini menyajikan potensi Energi dan Sumber Daya mineral yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.
 
Sumber daya mineral meliputi logam, non logam dan batu mulia.
 
Sumber daya energi meliputi sumber daya konvensional seperti minyak bumi, gas, batubara dan energi alternatif.
 
Manusia memanfaatkan batuan dan mineral sejak zaman purba.
 
Alat dan perlengkapan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari batuan dan mineral melalui eksplorasi dan eksploitasi.
 
4. Manfaat dan Bencana Geologi
 
Ruangan ini menyajikan berbagai manfaat dari sumber daya geologi sejak zaman prasejarah sampai era modern.
 
Peralatan yang berasal dari sumber daya geologi lebih banyak dipengaruhi oleh pengetahuan dan teknologi yang berkembang pada saat itu.
 
Di sini pengunjung akan menerima informasi berkaitan dengan bencana geologi di Indonesia.
 
Seperti gempa bumi, letusan gunung api, tanah longsor dan tsunami.
 
Sebagai kepulauan yang terletak diantara tiga lempeng, Indonesia kaya dengan potensi sumber daya geologi sekaligus dengan bencana geologi.
Museum Geologi merupakan destinasi yang memperagakan benda-benda hasil temuan geologi, berupa fosil, batuan, mineral, gas dan sisa-sisa dari bencana geologi.
Museum Geologi merupakan destinasi yang memperagakan benda-benda hasil temuan geologi, berupa fosil, batuan, mineral, gas dan sisa-sisa dari bencana geologi. (Tribun Jabar)
5. Taman Koleksi
 
Museum Geologi juga menyajikan koleksi batuan dan fosil kayu.
 
Koleksi batuan berupa bongkah batu gamping merah dan rijang dari Karangsambung sebagai penciri endapan laut dalam.
 
Koleksi fosil kayu langka berasal dari Sukabumi dan Banten juga disajikan sebagai penciri museum geologi.
 
Museum Geologi ini berlokasi di Jalan Diponegoro No 57, Kota Bandung.
 
Patokan lokasinya tidak jauh dari Gedung Sate, yang hanya berjarak 800 meter.
 
 
Untuk dapat masuk ke dalam Museum Geologi Bandung, pengunjung harus terlebih dahulu membeli tiket masuk.
 
Soal harga tiket, Anda tidak perlu kawatir karena harganya ramah di dompet.
 
Untuk pelajar dan mahasiswa Rp 2.000 per orang , untuk wisatawan domestik Rp 3.000 per orang, dan wisatawan mancanegara Rp 10.000 per orang.
 
Museum Geologi Bandung beroperasi dari Sabtu hingga Kamis, dan tutup pada hari Jum'at dan Libur Nasional.
 
Untuk Senin–Kamis buka pada pukul 08.00 WIB-16.00 WIB.
 
Sedangkan Sabtu–Minggu buka pada pukul 08.00 WIB - 14.00 WIB.
Penulis: Fasko Dehotman
Video Production: Wahyudi Utomo
Penulis: Fasko dehotman
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved