Teror Sperma di Tasik

Terungkap Motif Pelaku Teror Sperma di Tasikmalaya, SN Juga Dilaporkan Kasus Begal Payudara

Kapolres Tasikmaya Kota, AKBP Anom Karibianto, di Mapolresta menyebut ada tambahan laporan baru yang datang ke pihaknya.

Kolase Tribun Jabar (Tribun Jabar/Isep Heri)
Ini dia SN, pelaku teror sperma Tasikmalaya yang bikin heboh dan yang meresahkan, dikenal sebagai tukang onar. 

"Jadi saat berkendara di salah satu jalan, korban dipepet pelaku dan payudaranya di pegang. Lalu si pelaku langsung lari dengan kendaraanya," lanjutnya.

Para Perempuan yang jadi korban dari tersangka ini usianya cukup variatif.

"Korban variatif untuk korban pelemparan sperma di usia rata-rata di atas 40, sementara yang begal payudara di usia 30," katanya.

Pelaku yang semula dikenai melanggar Pasal 281 KUHP, mengenai kesusilaan di tempat umum dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

Berdasar penyidikan lebih lanjut hukuman yang menunggunya diprakirakan bertambah.

"Karenanya kami adakan penahanan, karena hasil lidik dan penyidikan tersangka dikenakan pasal 36 UU No 44 tahun Tahun 2008, tentang pornografi. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun," ucap Anom Karibianto.

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved