Breaking News:

Pasutri di Gresik Jadi Muncikari Prostitusi Online, Tawarkan Foto PSK ke Pelanggan Lewat WhatsApp

Sepasang suami dan istri asal Gresik, Jawa Timur, berinisial BS (40) dan AS (39), ditangkap polisi karena berbisnis prositusi online.

KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAH
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo (tengah) bersama kedua pelaku, dalam rilis pengungkapan kasus yang digelar di Mapolres Gresik, Selasa (19/11/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, GRESIK - Sepasang suami dan istri asal Gresik, Jawa Timur, berinisial BS (40) dan AS (39), ditangkap polisi karena berbisnis prositusi online.

Warga Perumahan Menganti, Kecamatan Menganti, Gresik itu berhubungan dengan pelanggannya melalui aplikasi pesan instan WhatsApp.

Kepada pelanggan, mereka menawarkan foto wanita yang bisa diajak berhubungan intim.

"Melalui handphone masing-masing, mereka menawarkan dan mencari calon pelanggan sendiri-sendiri," ujar Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, Selasa (19/11/2019).

Waspada Teror Alat Vital di Bandung, Ini Ciri-ciri Pelaku dan Jenis Motor yang Digunakannya

Dari penuturan pelaku, terdapat tiga orang Pekerja Seks Komersil (PSK) telah dipekerjakan selama beberapa tahun terakhir.

"Ada tiga orang, dengan BS dan AS bertindak sebagai muncikarinya. Ketiganya (PSK) berusia antara 30-35 tahun, tidak ada yang (berusia) di bawah umur. Pengakuan mereka, baru menjalankan usaha ini satu tahun terakhir," tutur dia.

Pihak kepolisian berhasil menyita dua unit handphone yang digunakan kedua pelaku sebagai barang bukti dalam kasus ini. Serta 10 lembar tisu habis digunakan, 1 buah seprai, dan uang tunai Rp 400 ribu.

Atas tindakan yang dilakukan, pelaku dijerat Pasal 296 KUHP jo Pasal 506 KUHP dengan ancaman kurang penjara 1 tahun.

"Jadi ada dua pasal yang kami sangkakan, Pasal 296 KUHP untuk perbuatan cabulnya dengan hukuman 1 tahun 4 bulan penjara, serta Pasal 506 KUHP untuk tindak muncikarinya dengan hukuman 1 tahun penjara," katanya. (Kompas.com/Hamzah Arfah)

Setelah Tasikmalaya, Kasus Eksebisionis Teror Alat Vital Terjadi di Bandung, Ini Analisis Psikolog

Tak Hanya Melempar, Pelaku Teror Sperma Colekan Sperma ke Tangan dan Pipi Korban

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved