Teror Sperma di Tasik

Begini Kesaksian Korban Begal Payudara oleh Pelaku Teror Sperma di Tasik, Diincar Saat Jalan Sepi

Pelaku teror sperma di Tasikmalaya, SN (25), warga Kecamatan Cihideung, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tasikmalaya Kota.

Begini Kesaksian Korban Begal Payudara oleh Pelaku Teror Sperma di Tasik, Diincar Saat Jalan Sepi
Kolase Tribun Jabar (Tribunjabar/Isep Heri)
Ekspresi si peneror atau pelaku teror sperma di Tasikmalaya saat dibekuk polisi. 

"Dari keterangan saksi yang kami peroleh memang betul SN ini motifnya demi kepuasan jadi dia mengajak bicara para korbannya. Ada pada saat berbicara dia memasukan tangannya ke alat vital dan melakukan mastrubasi di situ. Spermanya ada yang dilemparkan ada juga yang dicolekkan ke tangan dan pipi korban," sambungnya.

Polres Tasikmalaya Kota berencana akan periksakan tersangka ke psikolog.

"Tersangka juga mengaku bahwa sering melihat video-video porno," ujarnya.

Pelaku yang semula dikenai melanggar Pasal 281 KUHP, mengenai kesusilaan di tempat umum dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

Berdasar penyidikan lebih lanjut hukuman yang menunggunya diprakirakan bertambah.

"Karenanya kami adakan penahanan, karena hasil lidik dan penyidikan tersangka dikenakan pasal 36 UU No 44 tahun Tahun 2008, tentng pornografi. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun," ucap Anom Karibianto.

Tak Hanya Melempar, Pelaku Teror Sperma Colekan Sperma ke Tangan dan Pipi Korban

Kronologi kejadian

Aksi pelecehan seksual berupa pelemparan sperma terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Beberapa wanita dikabarkan menjadi korban dari teror sperma ini.

Kejadian bermula saat seorang korban menunggu ojek online, kemudian dihampiri pria tak dikenal.

Pria tersebut kemudian memasukkan tangannya ke celana dan melemparkan sesuatu diduga sperma pada korban.

Dilansir Kompas.com, seorang korban, LR (43) menyebut kejadian tersebut terjadi saat dirinya menunggu ojek online di Jalan Letjend Mashudi pada Rabu (13/11/2019).

Kemudian, ia dihampiri pria bermotor matic hitam bernopol Z 5013 LB.

Pria tersebut mengucap kata-kata tak pantas sambil menatap wajah korban.

Ia kemudian memasukkan tangannya ke dalam celana.

Merasa curiga, korban kemudian mengambil foto pria tersebut untuk berjaga-jaga.

Benar saja, tak lama kemudian, pria itu langsung melempar sesuatu yang diduga sperma ke arah korban.

Pelaku pun langsung kabur begitu saja.

"Saya langsung kaget dan menelepon suami saya supaya cepat-cepat menjemput ke lokasi," ujarnya, Sabtu (16/11/2019).

"Ternyata dia nyipratin sperma, untung saja enggak kena ke saya," tuturnya.

Aksi teror pelemparan sperma ini rupanya memakan banyak korban.

Dilansir Kompas.com, insiden itu menghebohkan media sosial karena beberapa korban memosting perlakukan tak senonoh itu.

Selain LR, korban lain bernama ND (26).

Warga kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya ini menjadi korban saat melintas di sekitar Jalan Panyerutan Kota Tasikmalaya.

"Saya lari ke tempat ramai di perempatan Jalan HZ Mustofa. Pelaku seketika menyipratkan sperma ke arah muka saya, dan langsung kabur. Padahal di sana banyak orang," ujarnya.

Suami korban LR, RF (45) mengaku tidak terima istrinya dilecehkan seperti itu.

Ia pun memposting foto pelaku yang sempat diabadikan oleh istrinya.

Dari situlah RF tahu bahwa korbannya tak hanya istrinya seorang.

RF kemudian mendapatkan informasi tentang pelaku.

RF datang langsung ke kediaman pelaku yang berada di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Dari pengakuan warga sekitar, pelaku memang sudah dikenal seriang membuat onar.

Di lingkungannya sendiri, pelaku juga dijauhi karena sering membuat masalah.

Terungkap Motif Pelaku Teror Sperma di Tasikmalaya, SN Juga Dilaporkan Kasus Begal Payudara

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved