Perhutani Akan Terus Tebang Pohon Tua Saat Musim Hujan, Penggantinya Akan Tanam 680.000 Bibit Pohon

Perum Perhutani KPH Bandung Utara akan terus melakukan identifikasi pohon yang sudah tua atau kondisinya sudah lapuk selama musim hujan

Perhutani Akan Terus Tebang Pohon Tua Saat Musim Hujan, Penggantinya Akan Tanam 680.000 Bibit Pohon
Dok.Tribun Jabar
Administratur Perhutani KPH Bandung Utara, Komarudin saat menggelar konferensi pers di kantor Perhutani KPH Bandung Utara, Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bandung Utara akan terus melakukan identifikasi pohon yang sudah tua atau kondisinya sudah lapuk selama musim hujan karena rawan tumbang ketika terjadi angin kencang.

Pada awal musim hujan ini, Perhutani baru mengidentifikasi dan menebang sebanyak 70 pohon tua di obyek wisata yang berada di Kecamatan Lembang, seperti di obyek wisata Pall 16, Grafika dan Orchid Forest yang mayoritas hutan lindung.

"Iya kita akan terus melakukan indentikasi pohon tua, dan kalau ditemukan ada pohon yang sudah miring dan rawan tumbang kita akan tebang," Administratur Perhutani KPH Bandung Utara, Komarudin, Minggu (17/11/2019).

Tiga Objek Wisata Perhutani di Bandung Utara Ditutup, Gegara Tiupan Angin Kencang

Antisipasi Pohon Tumbang di Objek Wisata KBB, Perhutani Tebang 70 Pohon yang Sudah Lapuk

Wisata Hutan Pinus Pal 16 di lahan Perhutani.
Wisata Hutan Pinus Pal 16 di lahan Perhutani. (istimewa)

Adanya penebangan pohon yang sudah tua tersebut, lanjut dia, karena dikhawatirkan tumbang dan membahayakan masyarakat dan pengunjung obyek wisata yang dikelola perhutani.

"Terutama untuk pohon tua yang jaraknya berdekatan dengan rumah-rumah warga, jadi kita tebang sebelum tumbang," katanya.

Tak hanya melakukan penebangan pohon, pihaknya juga tahun ini akan menanam bibit pohon sebanyak 680.000 bibit di kawasan hutan Perhutani seluas 1.033 hekatre, termasuk di obyek wisata hutan lindung.

"Jadi pohon yang kita tanam jauh lebih banyak dengan pohon yang kita tebang," katanya.

Menurutnya, hal seperti itu harus dilakukan untuk pelestarian hutan dan meningkatkan kualitas pohon yang ada di kawasan hutan yang dikelola Perhutani KPH Bandung Utara.

"Itu masuk ke rehabilitasi lahan dan untuk memenuhi lahan hutan yang masih kosong, makanya kita isi dengan tanaman baru, supaya ada regenerasi," kata Komarudin.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved