Rabu, 15 April 2026

PLN Minta Masyarakat Waspada Bahaya Listrik Saat Musim Hujan

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai bahaya listrik pada musim hujan seperti sekarang ini.

Istimewa
Untuk menjaga kehandalan pasokan listrik tanpa mengurangi kenyamanan pelanggan, PLN melakukan pekerjaan pemeliharaan tanpa padam yang dilakukan oleh tim khusus PDKB. 

TRIBUNJABAR.ID- PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai bahaya listrik pada musim hujan seperti sekarang ini.

"Pada musim hujan tidak menutup kemungkinan terjadinya banjir, untuk itu PLN mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi bahaya listrik," kata Manajer Komunikasi PLN UID Jawa Barat Iwan Ridwan di Bandung, Rabu.

Iwan menjelaskan untuk mengatisipasi bahaya listrik, ada beberapa langkah antisipatif saat banjir yang dapat dilakukan masyarakat antara lain, mematikan instalasi listrik di dalam rumah, mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, dan menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

"Setelah banjir surut masyarakat diimbau untuk memastikan semua peralatan elektronik dalam keadaan kering sebelum digunakan," katanya.

Iwan mengakui kondisi cuaca ekstrim saat ini juga rentan menyebabkan adanya gangguan listrik, di antaranya diakibatkan pohon tumbang dan angin.

"Di musim hujan, jaringan listrik akan menjadi lebih rentan terhadap gangguan, sebagian besar disebabkan oleh pohon dan angin kencang," katanya.

Bertahun-Tahun Gelap Gulita, Akhirnya Dua Keluarga di Bandung Barat Nikmati Listrik PLN

Tingkatkan Akurasi Meteran, Petugas PLN Periksa kWh Meter

PLN, lanjut Iwan, berharap masyarakat dapat ikut bekerja sama dengan melaporkan jika terjadi gangguan listrik.

"Masyarakat dapat mengadukan gangguan yang terjadi melalui contact center PLN di nomor 123, Facebook PLN Distribusi Jawa Barat, Twitter @pln_123 atau @infoplnjabar dan email pln123@pln.co.id," kata Iwan.

Hujan yang terjadi beberapa waktu terakhir di wilayah Jawa Barat telah menyebabkan banjir di kota Bandung, bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebut ada empat kecamatan yang rawan terjadi banjir bandang di musim penghujan tahun ini.

Empat kecamatan itu yakni, Lembang, Cisarua, Cipongkor dan Cisarua.

Selain itu, Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), 47 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November 2019.

PLN Peduli Air Bersih Desa Cijeungjing

Sementara itu, 20 persen wilayah pada Oktober 2019 sudah memasuki musim penghujan, dan 23 persen wilayah akan memasuki musim penghujan pada Desember 2019.

Untuk keselamatan, Iwan juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif memilih tempat berteduh‎ saat hujan. Hal ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan berupa sengatan listrik. ‎

Masyarakat yang berteduh dari hujan harus menghindari instalasi kelistrikan. Hal ini karena aliran air mampu menjadi media penghantar arus listrik.

"Jangan berteduh dekat dengan instalasi kelistrikan, seperti tiang, gardu, penerangan jalan umum,"‎ tutup Iwan.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved