Usul Legenda Sepak Bola Rochy Putiray untuk Iwan Bule, Ganti Semua Orang Lama di Tubuh PSSI

Usul legenda sepak bola Indonesia Rochy Putiray kepada Ketum PSSI yang baru. Ganti semua orang lama di tubuh PSSI.

Usul Legenda Sepak Bola Rochy Putiray untuk Iwan Bule, Ganti Semua Orang Lama di Tubuh PSSI
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Rochy Putiray di Lapangan Pusdikjas Kota Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Legenda sepak bola Indonesia Rochy Putiray meminta kepengurusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan ketua baru yaitu Mochamad Iriawan agar mengganti orang-orang lama di kepengurusannya.

"Siapa pun pemimpinnya, harapannya bisa membenahi PSSI. Kepengurusan di pusat diganti semua setelah itu benahi yang di daerah. Ganti semua orang-orang lama," ujar Rochy Putiray saat ditemui di Lapangan Pusdikjas, Kota Cimahi, Rabu (13/11/2019).

Rochy menilai sepak bola Indonesia hanya berjalan di tempat, terlihat dari seringnya kisruh yang terjadi di tubuh PSSI selama beberapa tahun belakangan dan berdampak pada prestasi tim nasional sepak bola dan program pembinaan usia dini di daerah.

Legenda sepak bola Indonesia yang pernah mencetak dua gol ke gawang AC Milan itu mengatakan kepengurusan PSSI yang lama banyak bermain dengan anggaran dan terlalu berorientasi pada keuntungan.

"Tidak perlu potong generasi, tinggal buka aja lowongan kerja di PSSI, pasti banyak yang mau. Cari pekerja yang benar-benar mengerti dan cinta dengan sepak bola. Kesadaran paling penting," ujarnya.

Rochy mengaku ia bukan asal menyampaikan kritikan tanpa alasan.

Ia yang sudah lama berurusan dengan orang-orang di PSSI, selalu mendengar para pengurusnya mengeluh jika di tempat itu minim anggaran.

"Pengurus yang lama selalu bilang engga ada anggaran, tapi kenapa mereka betah berlama-lama di kepengurusan PSSI sampai kisruh sana sini. Artinya ada sesuatu yang menahan mereka di posisi itu. Itu yang harus dibenahi pimpinan baru," kata Rochy Putiray.

Ia berharap pengurus yang baru juga memperhatikan pembinaan usia dini yang saat ini minim seperti fasilitas penunjang anak-anak untuk berkembang.

"Program pembinaan usia dini di PSSI dan Kemenpora itu banyak, saya tahu karena beberapa kali kerja di sana. Justru yang merusak itu orang-orang di sekeliling pimpinan, bukan pimpinannya," ujarnya.

Fakhri Husaini Pamit dari Timnas U-19 Indonesia, Begini Respons PSSI

Naturalisasi Bek Persib Fabiano Beltrame Dikritik karena Usia, Ini Pembelaan Ketum PSSI Iwan Bule

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved