Keluhkan Gangguan Pandangan, Mata Gadis Ini Kemasukan Kertas Setelah Dijahili 3 Temannya

Sempat mengeluhkan pandangannya pada akhir September 2019, seorang gadis berusia tujuh tahun di Provinsi Henan, China, Yuzhou, ternyata kemasukan kert

Keluhkan Gangguan Pandangan, Mata Gadis Ini Kemasukan Kertas Setelah Dijahili 3 Temannya
163.com via South China Morning Post
Dokter mengeluarkan potongan kertas dari mata gadis tujuh tahun di Henan, China. Kertas itu dimasukkan oleh tiga anak laki-laki September lalu. 

TRIBUNJABAR.ID, YUZHOU - Sempat mengeluhkan pandangannya pada akhir September 2019, seorang gadis berusia tujuh tahun di Yuzhou, Provinsi Henan, China, ternyata kemasukan kertas di matanya.

Gangguan pandangan itu terjadi sehari setelah tiga anak laki-laki mengganggunya dengan memasukan potongan kertas dari buku catatan ke matanya.

Ibu si bocah yang bermarga Li mengungkapkan selama empat pekan, dokter dari berbagai rumah sakit sudah mengeluarkan kertas dari matanya.

Namun dikutip SCMP Selasa (12/11/2019), tidak ada tim medis yang berani untuk menyatakan bahwa mereka sudah mengeluarkan semua kertas.

Dokter spesialis yang dirujuk keluarga gadis itu mengatakan, mereka belum pernah berhadapan dengan "kasus seperti ini" selama bertahun-tahun.

Pendaftaran CPNS, Pembuatan SKCK di Mapolres Cimahi Meningkat Dua Kali Lipat

Bocah itu menceritakan, ketiga anak yang tak disebutkan namanya tersebut memaksa untuk membuka matanya sebelum memasukkan kertas itu.

Kepala sekolah yang diidentifikasi bermarga Wang menuturkan ketika anak-anak itu dihadapkan padanya, mereka tak ingat sudah memasukkan berapa banyak.

"Tidak ada guru pada saat kejadian, dan tidak ada yang ingat juga berapa banyak yang sudah mereka masukkan," tutur Wang.

Berdasarkan keterangan dari salah satu anak yang mengganggu gadis itu, mereka memasukkan potongan kertas dari buku latihan.

Wang berdalih bahwa ketiga anak itu tidak mempunyai niat jahat ketika merunduk bocah tersebut, dan menuturkan mereka hanya "bermain-main".

Sedang Hamil 14 Minggu, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan

Namun menurut komite disiplin Partai Komunis China, Wang dan wali kelas bocah itu diminta untuk menuliskan rasa penyesalan mereka.

Selain itu, orangtua gadis tujuh tahun itu sudah sepakat soal kompensasi, dengan orangtua tiga anak laki-laki mendapat peringatan.

Adapun pemerintah Yuzhou pada 25 Oktober menyatakan berdasarkan analisis spesialis di Beijing, tidak ada lagi kertas dan gadis itu diizinkan pulang ke rumah. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved