Penembakan di Majalengka

5 Penasihat Hukum Terduga Pelaku Penembakan Kontraktor di Majalengka Lakukan Klarifikasi

Lima penasihat hukum terlapor berinisial IN yang diduga sebagai pelaku penembakan menggelar klarifikasi terkait kasus yang melilit kliennya itu, Rabu

5 Penasihat Hukum Terduga Pelaku Penembakan Kontraktor di Majalengka Lakukan Klarifikasi
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Suasana Konnferensi Pers Penasihat Hukum IN di Aula Rumah Makan Mera, Majalengka, Rabu (13/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Lima penasihat hukum terlapor berinisial IN yang diduga sebagai pelaku penembakan menggelar klarifikasi terkait kasus yang melilit kliennya itu, Rabu (13/11/2019).

Konferensi Pers yang digelar di Aula Rumah Makan Nera tepatnya di Jalan Gerakan Koperasi, Cicurug, Kabupaten Majalengka itu, menghadirkan 5 Penasihat Hukumnya.

Satu di antara Penasihat Hukum IN, Kristiwanto mengatakan salah satu tujuan digelarnya Konferensi Pers tersebut untuk meluruskan pemberitaan yang dianggapnya simpang siur dan viral di masyarakat.

Sebagai wujud pertanggungjawaban moral terlapor yang sebagai ASN Pemkab Majalengka, kata Kristiwanto, pihaknya berharap ada keberimbangan informasi di masyarakat.

"Setidaknya ada 7 poin yang kami sampaikan pada kesempatan ini, alasannya untuk keberimbangan informasi di masyarakat," ujar Kristiwanto, Rabu (13/11/2019).

UPDATE! Polres Majalengka Periksa 9 Saksi Kasus Penembakan di Majalengka

Kronologi Penembakan di Majalengka versi Panji Pamungkasandi, Pria yang Mengaku Korban

Ini Kata Bupati Majalengka soal Siapa Sosok Irfan Nur Alam yang Diduga Terlibat Kasus Penembakan

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa terlapor yang diketahui berinisial IN tersebut, merupakan anak kedua Bupati Majalengka.

IN terduga sebagai pelaku penembakan terhadap seorang kontraktor, bernama Panji Pamungkasandi.

IN sendiri, selain sebagai anak Bupati Majalengka, dia juga seorang Aparatur Negara Sipil (ASN) di lingkungan Pemda Majalengka dan menjabat sebagai Kabag Perekonomian dan Pembangunan.

Insiden penembakan tersebut, terjadi di Ruko Hana Sakura, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, pada Minggu (10/11/2019) malam.

Korban Panji Pamungkasandi awalnya menagih utang proyek perizinan pembangunan SPBU kepada terduga pelaku berinisial IN.

Setelah proses penagihan, IN mengeluarkan senjata api pistol berkaliber 9 milimeter jenis peluru karet, hingga membuat korban tertembak dan mengalami luka pada bagian telapak tangan kiri.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved