Tak Miliki Izin Usaha Biro Perjalanan Umrah, PT Duta Adhikarya Bersama Cari Jamaah dari Pengajian

PT Duta Adhikarya Bersama yang diduga melakukan penipuan berkedok biro perjalanan umrah disebut tidak mengantongi izin usaha.

KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Penipuan Umrah di Polresta Bandara Soekarno Hatta, Selasa (12/11/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, TANGERANG - PT Duta Adhikarya Bersama yang diduga melakukan penipuan berkedok biro perjalanan umrah disebut tidak mengantongi izin usaha.

Hal itu disampaikan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Arie Ardian, dalam konferensi pers di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (12/11/2019).

Biro perjalanan itu merekrut calon jamaah umrah mereka dengan mengikuti majelis taklim atau pengajian.

"Merekrut calon jamaah umrah melalui keikutsertaannya pada pengajian-pengajian," ujar dia dalam konferensi pers di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (12/11/2019).

Kembali Terjadi Penipuan Berkedok Biro Perjalanan Umrah, Korban Diminta Setor Rp 21 Juta

Arie menjelaskan, pelaku A alias Y yang merupakan Komisaris Utama PT Duta Adhikarya Bersama menyusup ke pengajian dan memperkenalkan diri sebagai pemilikbiro perjalanan umrah.

Ia pun mengajak jemaah pengajian untuk pergi umrah menggunakan jasa biro perjalanannya.

Akhirnya, terkumpullah 45 calon jamaah dalam waktu enam bulan.

Setiap calon jemaah dimintai uang sebesar Rp 21 juta.

"45 korban tersebut berasal dari Bontang, Kalimantan Timur," jelas Arie.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno Hatta, AKP Alexander menerangkan, kerugian para korban calon jamaah umrah saat ini belum bisa dikembalikan.

Halaman
1234
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved