Sembilan Bandar Narkoba Diringkus Polres Cianjur, Para Bandar Itu Juga Bicara Soal Keuntungan

Sembilan bandar ganja dan sabu berhasil ditangkap Satnarkoba Polres Cianjur yang ditangkap di sejumlah tempat berbeda.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Jajaran Satnarkoba Polres Cianjur berhasil menangkap sembilan bandar ganja dan sabu, Selasa (12/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sembilan bandar ganja dan sabu berhasil ditangkap Satnarkoba Polres Cianjur.

Mereka rata-rata mendapat keuntungan Rp 500 ribu hingga  Rp 1 juta dari setiap kali transaksi menjual barang haram yang telah dikemas dalam paket-paket kecil.

Mereka mengaku menggunakan keuntungan untuk biaya hidup.

Beberapa di antaranya pengangguran yang putus asa tak berpenghasilan akhirnya terjerumus.

"Saya dapat dari Sukabumi, diedarkan buat remaja dan pemuda, keuntungan sekali transaksi Rp 500 (ribu) - Rp 1 juta, saya baru sekali (transaksi) sebelum tertangkap," ujar AY (30) seorang bandar asal Karangtengah saat diinterogasi Kapolres Cianjur.

Operasi Penangkapan Pengedar Narkoba, Polres Purwakarta Sita 3,5 Kilogram Ganja dan 100 Gram Sabu

4 Bakal Calon Bupati Daftar ke Gerindra, Badan Pemenangan Provinsi Memantau Penjaringan di Cianjur

Pengungkapan berawal dari informasi warga lalu diadakan operasi khusus oleh jajaran Satreskrim Narkoba Polres Cianjur.

Mereka ditangkap di sejumlah tempat berbeda.

Para tersangka yakni SP bin (alm) Odoy bandar ganja seberat 1227,64 gram, DY bandar ganja seberat 44,09 gram, AM bandar sabu seberat 3,37 gram, EM bandar ganja, DD bandar sabu, AW bandar sabu, FI bandar sabu, UJ bandar ganja, dan AR bandar obat.

Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Ade Hermawan Mulyana mengatakan, para tersangka dikenai pasal dikenai pasal 114 ayat (2) jo 111 ayat (2) uu no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahhn paling lama 20 tahun, pasal 62 UU RI No. 05 tahun 1997 tentang psikotropika ancaman hukuman singkat 4 tahun aling lama 12 tahun.

Dilarang Keras Gunakan Handphone di Pesantren Ini, 4 Santri Dipilih Jadi Duta Humas Polres Cianjur

Bakal Calon Adu Strategi Raih Elektabilitas untuk Kantongi Tiket Pilkada Cianjur

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan bandar Narkoba sabu dan ganja ini, mendapatkan pasokan barang dari luar daerah seperti Sukabumi, Bandung, dan Bogor.

"Dengan motif yang berbeda, ada yang dibungkus oleh kertas ada juga yang dibungkus oleh plastik dengan menggunakan kendaraan bermotor melalui jalan-jalan tikus. Kami tidak akan segan, apabila di wilayah Cianjur masih ada penjual dan bandar shabu, bandar narkoba itu akan ditembak di tempat," ujarnya.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved