Ibu Kubur Bayi di Tasik

BREAKING NEWS: Malu Lahirkan Bayi Hasil Hubungan dengan Pria Beristri, Janda di Tasik Kubur Bayinya

M (40), janda beranak dua asal Kampung Cimade, Desa Cikancra, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, tega membunuh bayi yang baru Ia lahirkan.

BREAKING NEWS: Malu Lahirkan Bayi Hasil Hubungan dengan Pria Beristri, Janda di Tasik Kubur Bayinya
Tribun Jabar/Isep Heri
Konfrensi pers pembunuhan bayi oleh ibunya sendiri di Mapolres Tasikmalaya, Selasa (12/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - EM (40), janda beranak dua asal Kampung Cimade, Desa Cikancra, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, tega membunuh bayi yang baru Ia lahirkan.

Perbuatan EM yang tak manusiawi itu terbongkar pada Minggu (10/11/2019), saat tetangganya curiga terhadap tumpukan tanah di samping rumah pelaku.

Dari tumpukan tanah itu, saat didekati tercium bau tidak sedap. Karena penasaran, sang tetangga lantas membongkar tumpukan tanah yang ditutupi batu tersebut.

Kaget bukan kepalang, ternyata di sana ditemukan sesosok mayat bayi yang diperkirakan belum lama dilahirkan.

Kurang dari 1x24 jam polisi berhasil menangkap pelaku penguburan mayat bayi itu yang tidak lain adalah ibunya.

Modal Rambut Cepak dan Mengaku Anggota TNI, Kuli di Sidoarjo Tiduri dan Peras Uang 3 Janda

Kepada polisi, EM mengaku tega membunuh buah hatinya itu karena malu.

"Jadi motif pelaku itu, karena takut ketahuan karena berstatus sebagai janda. Dia mengaku membina asmara gelap selama 8 bulan dengan pria yang telah beristri. Jadi bayi itu merupakan anak di luar pernikahan," tutur Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo Tarigan, saat menggelar konfrensi pers, Selasa (12/11/2019).

Dari keterangan pelaku, polisi juga mendapati bahwa EM membuang bayi yang baru dilahirkan pada Senin (4/11/2019).

"Jadi pelaku pada 4 November pagi melahirkan sendiri. Karena takut tangisan bayinya terdengar, bayi malang itu dibekap selama 5 detik menggunakan kaus berwarna putih hingga tidak bernafas," jelasnya.

Setelah itu, jasad bayinya dibiarkan dan ditutup kaus yang dipakai untuk membekap.

"Karena siang hari takut ketahuan orang, baru sore harinya bayinya dikubur. Dari keterangan tersangka, Ia mengubur sendiri," sambungnya.

Bejat, Oknum Guru di Bali Ajak Muridnya Berhubungan Badan Bertiga dengan Selingkuhan

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cangkul, kaus oblong warna putih, kasur, dan batu yang diletakan di atas makam bayi.

Pelaku akan dikenakan Pasal 80 jo 76 C UU RI No 35 tahun 2014 dan pasal 341 KUHP, tentang perlindungan anak.

Pelaku diancam maksimal hukuman 15 tahun penjara.

Pria di Minahasa Diduga Bunuh Diri Setelah Membunuh Istrinya, Diduga Berawal dari Ketahuan Selingkuh

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved