Persib Bandung
Analisis Yudi Guntara Soal Hasil Persib Bandung vs Arema FC
Pemain tengah dan sayap Persib Bandung bermain sangat baik lawan Arema FC, dibarengi oleh semangat juang yang luar biasa di lapangan.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Analisis hasil Persib Bandung vs Arema FC
Mantan pemain Persib Bandung, Yudi Guntara
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Secara umum saya melihat pertandingan Persib Bandung melawan Arema FC sangat menarik, pelatih Robert Alberts menerapkan taktik jitu dan mampu dijalankan dengan baik semua pemainnya.
Pemain tengah dan sayap Persib Bandung bermain sangat baik lawan Arema FC, dibarengi oleh semangat juang yang luar biasa di lapangan.
Persib memainkan bola-bola cepat di bawah dan pemain Persib Bandung banyak melakukan pergerakan tanpa bola sehingga membuat pemain Arema FC menjadi bingung.
Di babak pertama, Persib Bandung melakukan serangan cepat dari lini tengah dengan banyak kombinasi bola-bola pendek, pemain meminimalkan serangan dari sayap dengan bola atas.
Serangan Persib Bandung terfokus kepada bola bawah memanfaatkan umpan menusuk ke dalam. Inilah strategi coach Robert Alberts yang juga memiliki komunikasi yang baik dalam memotivasi pemainnya.
• VIDEO-HASIL AKHIR PERSIB Bandung 3 - 0 AREMA FC, Bagi Pelatih Robert Alberts Terbaik di Musim Ini
• Bek Arema FC Minta Maaf kepada Bobotoh Persib Bandung tapi Salahkan Wasit
Sepertinya Robert Alberts tak panik kehilangan sejumlah pemain karena masih yakin pengganti juga punya kemampuan yang bagus, seperti Erwin Ramdani, Fretz Butuan, Gozali Siregar, Dedi Kusnandar, Zalnando, dan Kim Jeffrey Kurniawan.
Ya, strategi coach Robert Alberts terpaksa memainkan banyak pemain tengah dan itu terbukti jitu, dengan catatan saat menyerang para pemain melakukan serangan cepat.
Saat kehilangan bola, para pemain Persib Bandung selalu berusaha merebut dari penguasaan pemain Arema FC dengan kecepatan dan semua pemain disiplin dengan cara masuk ke dalaman di tengah-tengah Fretz dan Erwin.
Saya kira Kim Jeffrey tadi (kemarin) bukan jadi striker, tapi Kim bermain di depan Abdul Aziz dan Omid Nazari, hanya Kim bermain lebih dominan ke depan.
Kim juga efektif bermainnya. Zalnando yang jarang sekali bermain juga sudah sangat luar biasa mental bertandingnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/yudi-guntara-saat-diwawancarai-tribun-jabar-di-kantornya-jumat-2992017_20170929_164019.jpg)