Game Hina Nabi

Warga Garut Diduga Buat Game Hina Nabi, IG Dikenal Rajin Salat di Masjid

Warga Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Garut tak menyangka jika IG (38), membuat gim yang diduga menghina Nabi Muhammad. Apalagi IG dikenal warga r

Warga Garut Diduga Buat Game Hina Nabi, IG Dikenal Rajin Salat di Masjid
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Hilal Judin, Ketua RW dan tetangga IG, menceritakan tentang warganya yang ditangkap Mabes Polris, terkait game yang diduga menghina Nabi Muhammad saat ditemui di rumahnya, Senin (11/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Warga Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Garut tak menyangka jika IG (38), membuat gim yang diduga menghina Nabi Muhammad. Apalagi IG dikenal warga rajin beribadah ke masjid.

"Banyak yang kaget 'kok ditangkap?'. Apalagi setelah tahu kalau disebut bikin gim yang menghina agama dan nabi," ujar Hilal Judin (44), Ketua RW 7, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, gim yang dibuat IG itu sangat bertolak belakang dengan keseharian yang dikenal warga. Selain rajin beribadah, IG juga dikenal secara sosial sangat baik.

Polda Jabar Benarkan Warga Garut Ditangkap Polri, Diduga Membuat Game yang Hina Nabi Muhammad

"Orangnya enggak banyak tingkah. Sosialisasinya juga bagus. Salat lima waktu juga di masjid terus," katanya.

Setiap ada acara di wilayahnya, IG juga selalu memberi bantuan. Setelah IG ditangkap, sejumlah warga sempat bereaksi.

Mereka emosi karena mendengar IG membuat gim yang menistakan agama dan nabi.

"Saya minta ke warga untuk tenang dulu. Tunggu proses dari polisi. Soalnya belum tentu yang dituduhkan ke IG itu benar," ucapnya.

Hilal berharap tuduhan kepada IG jika membuat gim tersebut tidak benar. Ia pun ingin meminta penjelasan ke polisi terkait kasus sebenarnya yang menimpa IG.

BREAKING NEWS, Bikin Game Hina Nabi Muhammad, Seorang Warga Garut Diamankan Mabes Polri

"Semoga polisi bisa cepat kasih penjelasan. Namanya warga kan dengar informasinya belum jelas. Kalau dibiarkan, nanti bisa enggak kondusif," ujarnya.

Rumah IG yang bercat coklat saat disambangi tampak sepi. Di rumah berlantai dua itu hanya terparkir mobil warna hitam.

Dari informasi, IG kini sudah dilepaskan pihak kepolisian. Ia dikenakan wajib lapor, namun proses penyelidikan tetap dilakukan kepolisian.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved