Pemerintah Rencana Hapus Amdal, Dedi Mulyadi: Ada Amdal Saja Banyak Terjadi Pencemaran

Menurut Dedi Mulyadi, rencana penghapusan Amdal dan IMB itu adalah hal yang keliru. Langkah itu malah akan mempercepat kerusakan lingkungan

Pemerintah Rencana Hapus Amdal, Dedi Mulyadi: Ada Amdal Saja Banyak Terjadi Pencemaran
Istimewa
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi angkat bicara tentang rencana pemerintah untuk menghilangkan analisis kajian lingkungan (Amdal) dan izin mendirikan bangunan (IMB), dari syarat pengurusan izin investasi. 

TRIBUNJABAR.ID- Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi angkat bicara tentang rencana pemerintah untuk menghilangkan analisis kajian lingkungan (Amdal) dan izin mendirikan bangunan (IMB), dari syarat pengurusan izin investasi.

Menurut Dedi Mulyadi, rencana penghapusan Amdal dan IMB itu adalah hal yang keliru. Ia mengatakan langkah itu malah akan mempercepat kerusakan lingkungan.

Dedi, minta rencana pemerintah tersebut agar dikaji kembali bahkan bila perlu dibatalkan.

Di tengah kerusakan lingkungan yang terjadi sekarang, pemerintah mestinya punya komitmen untuk menanggulangi kerusakan lingkungan dan mengatasinya, bukan memberikan ruang untuk semakin rusak.

“Ada Amdal saja sekarang banyak terjadi pencemaran apalagi sampai dihilangkan. Saya sama sekali tak setuju walaupun dengan alasan proses percepatan investasi bukan berarti meniadakan seluruh rambu-rambu yang mengatur tata kelola lingkungan,” kata Dedi Mulyadi, Senin (11/11/2019) di Gedung DPR, Jakarta.

Dedi Mulyadi tak menjamin adanya Rencana Detail Tata Ruang bisa mengandalikan kualitas ruang dan lingkungan karena di lapangan banyak penyimpangan dan lainnya

Pembangunan Kampus ITB di Arjawinangun Tertunda, Pemkab Cirebon Sebut ITB Belum Selesaikan Amdal

Peduli Lingkungan, Eddy Soeparno Minta Pelaku Industri Perhatikan Amdal

Menurut Dedi Mulyadi, yang perlu dibenahi oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A Djalil adalah menetapkan konsultan-konsultan Amdal yang pro terhadap lingkungan.

"Konsultan Amdal-nya yang harus ditetapkan, konsultan yang memiliki integritas yang enggak bisa ditawar untuk kepentingan. Biar teguh pada pemikirannya tentang lingkungan dan tidak bisa dibelokkan demi kepentingan bisnis semata," katanya.

Kondisi terbaik saat ini untuk pengendalian lingkungan tetap dengan menghadirkan Amdal, ucap Dedi Mulyadi, apalagi hasilnya digunakan menjadi rujukan masyarakat.

Dedi mengatakan kehancuran lingkungan menjadi masalah besar di Indonesia selain korupsi.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved