Breaking News:

Game Hina Nabi

Pembuat Game Hina Nabi Muhammad Punya Rumah Mewah dan Dikenal Warga Kerjanya Malam Hari

Proses penggeledahan rumah IG (38), pembuat game yang diduga menghina Nabi Muhammad, berlangsung selama dua jam.

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Rumah IG, pembuat game yang diduga menghina Nabi Muhamad, di Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Garut kosong saat disambangi, Senin (11/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Proses penggeledahan rumah IG (38), pembuat game yang diduga menghina Nabi Muhammad, berlangsung selama dua jam.

Tim dari Mabes Polri membawa sejumlah barang dari dalam rumah usai penggeledahan dilakukan sejak pukul 21.00 WIB.

Ketua RW 7, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Hilal Judin, menuturkan, dari dalam rumah IG, polisi mengamankan barang seperti telepon genggam, laptop, buku, dan berkas.

Hilal Judin, Ketua RW dan tetangga IG, menceritakan tentang warganya yang ditangkap Mabes Polris, terkait game yang diduga menghina Nabi Muhammad saat ditemui di rumahnya, Senin (11/11/2019).
Hilal Judin, Ketua RW dan tetangga IG, menceritakan tentang warganya yang ditangkap Mabes Polris, terkait game yang diduga menghina Nabi Muhammad saat ditemui di rumahnya, Senin (11/11/2019). (Tribunjabar/Firman Wijaksana)

"Jadi waktu ditangkap dia (IG) ada di rumah mertuanya. Masih satu desa cuma beda RW. Lalu digiring oleh polisi ke rumahnya," ucap Hilal, Senin (11/11/2019).

Hilal menyebut, jika IG sudah memiliki rumah.

Ia menikahi istrinya yang merupakan warga Desa Suci.

Polda Jabar Benarkan Warga Garut Ditangkap Polri, Diduga Membuat Game yang Hina Nabi Muhammad

Lalu setelah menikah, menetap di Desa Suci.

"Kalau IG itu aslinya dari Ciwalen ( Garut Kota). Istrinya yang asli dari sini," ujarnya.

Hilal mengaku cukup mengenal sosok IG.

Halaman
1234
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved