Pasangan Ini Pecahkan Rekor Guiness Sebagai Pasutri Tertua di Dunia

Rekor dunia pasangan suami istri atau pasutri tertua di dunia dipegang oleh pasangan asal Texas, Amerika Serikat, John Henderson dan Charlotte.

Pasangan Ini Pecahkan Rekor Guiness Sebagai Pasutri Tertua di Dunia
Longhorn Village Senior Living Community
John dan Charlotte Henderson, pasangan suami istri (pasutri) asal Texas berhasil memecahkan rekor dunia atau Guinness World Records sebagai pasangan tertua di dunia. 

TRIBUNJABAR.ID, TEXAS - Rekor dunia pasangan suami istri atau pasutri tertua di dunia dipegang oleh pasangan asal Texas, Amerika Serikat, John Henderson dan Charlotte.

Keduanya pun kini menggenggam sertifikat rekor dunia dari Guinness World Records.

Dikutip dari CNN, John Henderson yang berusia 106 tahun dan istrinya, Charlotte, yang berusia 105 tahun, akan merayakan ulang tahun pernikahan ke-80 pada 15 Desember 2019.

Keduanya bertemu di kelas saat masih kuliah di University of Texas pada 1934.

Charlotte sedang menempuh pendidikan untuk menjadi guru, sedangkan John memegang posisi guard atau penjaga di tim football.

Diikuti 2.704 Penari, Tari Belentung Khas Desa Jatitujuh Majalengka Raih Rekor Dunia

Mereka menikah pada 1939 saat Depresi Besar atau The Great Depression. Depresi Besar adalah krisis finansial terburuk sepanjang sejarah Amerika Serikat.

Di tengah kesusahan, pasangan Henderson hanya menghabiskan 7 dolar AS untuk berbulan madu di hotel.

Selain menjadi pasangan tertua, John juga didapuk menjadi pemain University of Texas tertua.

Selama 84 tahun terakhir, John menggelar tradisi bermain setahun sekali. John olahraga setiap hari.

Baik John maupun Charlotte masih sama-sama sehat. Sepuluh tahun lalu mereka pindah ke Desa Longhorn di Austin, Texas. Desa itu dihuni oleh lansia alumni University of Texas.

Jadi, apa rahasia pernikahan awet pasangan Henderson?

"Hidup bersahaja dan baik kepada pasangan," kata John. (Kompas.com)

Berawal dari Candaan akan Menikahi Gurunya, Takdir Pria Benar Menikahi Mantan Guru SMA-nya Sendiri

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved