Kejaksaan Agung Buka 2.000 Lowongan Seleksi CPNS bagi Lulusan SMA Sederajat, Ini Syarat-syaratnya

Lebih lanjut, simak syarat untuk mengikuti seleksi CPNS Kejaksaan Agung RI tahun 2019 berdasarkan jenis formasi

Kejaksaan Agung Buka 2.000 Lowongan Seleksi CPNS bagi Lulusan SMA Sederajat, Ini Syarat-syaratnya
KOMPAS.COM/DIAN MAHARANI
Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Tahun ini, ada pembukaan seleksi pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan kerja Kejaksaan Agung Republik Indonesia ( Kejagung ) RI.

Sebanyak 2.000 formasi seleksi CPNS untuk lulusan SLTA/SMA sederajat itu terbagi dalam 1.000 formasi pengawal tahanan dan 1.000 formasi pengemudi tahanan.

Ada sejumlah syarat bagi peminat seleksi CPNS di lingkungan Kejagung itu.

Hal tersebut disampaikan dalam pengumuman nomor PENG - 01 /C/Cp.2/11/2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2019.

"Berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Pendayagunaan Aparatur Negara dan Redormasi Birokrasi Nomor 468 Tahun 2019 tanggal 27 September 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kejaksaan RI Tahun Anggaran 2019, maka Kejaksaan Republik Indonesia akan melaksanakan Seleksi Pengadaan Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019," tulis surat tersebut dikutip Kompas.com, Sabtu (9/11/2019).

Resmi, Catat Syarat Pendaftaran CPNS 2019 serta Dokumen yang Diunggah di Laman SSCASN

3 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka, Ini Link Penting dan Info Formasinya

Seleksi CPNS di Kejagung RI dibagi ke dalam 2 jenis formasi, yakni formasi untuk putra-putri Papua dan formasi umum.

Masing-masing formasi membuka seleksi 2 orang untuk pelamar putra dan putri Papua, serta 998 orang untuk pelamar umum.

Lebih lanjut, simak syarat untuk mengikuti seleksi CPNS Kejaksaan Agung RI tahun 2019 berdasarkan jenis formasi berikut.

1. Pengawal Tahanan dan Pengemudi Tahanan untuk formasi pelamar umum - Berusia serendah-rendahnya 18 tahun hingga 35 tahun pada saat melamar.

- Tidak buta warna baik parsial maupun total, tidak cacat fisik, tidak cacat mental, termasuk kelainan orientasi seks dan kelainan perilaku (transgender), tidak bertato, dan tidak bertindik (khusus untuk laki-laki).

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved