DPRD Kota Tasikmalaya Pertanyakan Cara Wali Kota Budi Budiman Tentukan Pemenang Open Bidding

Pada Jumat (8/11/2019), Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga pejabat Pemkot Tasikmalaya pemenang open biddi

DPRD Kota Tasikmalaya Pertanyakan Cara Wali Kota Budi Budiman Tentukan Pemenang Open Bidding
Tribun Jabar/Isep Heri
DPRD Kota Tasikmalaya menggelar konfrensi pers terkait open bidding yang dilakukan Pemkot Tasikmalaya, diduga sarat pelanggaran, Sabtu (9/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pada Jumat (8/11/2019), Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga pejabat Pemkot Tasikmalaya pemenang open bidding.

Ketiganya adalah Uus Supangat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Tedi Setiadi sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, serta Jalaludin sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan.

Akan tetapi tahapan open bidding di Pemkot Tasikmalaya itu menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Tasikmalaya

DPRD Kota Tasikmalaya mencium ada sejumlah pelanggaran dalam proses open bidding yang dilakukan Pemkot Tasikmalaya.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Safaat, menjelaskan bahwa berdasar hasil rapat di komisinya, ada beberapa dugaan pelanggaran dalam open bidding kemarin.

Anang menyebut, sedikitnya ada empat poin yang menjadi pertanyaan besar DPRD Kota Tasikmalaya yang mengacu terhadap PP nomor 11 Tahun 2011.

Tiga Pejabat Pemenang Open Bidding di Pemkot Tasikmalaya Dilantik, Ini Nama-namanya

Beberapa poin itu di antaranya:

1. Pembentukan pansel open bidding tidak ada kordinasi dengan DPRD Kota Tasikmalaya

2. Tidak ada pemberitahuan tahapan-tahapan open bidding ke DPRD Kota Tasikmalaya

Halaman
12
Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved