Ada Program Pemasangan Jaringan PDAM Bersubsidi, Warga Kota Bandung Sambut Baik

Pada 2020, akan digelar program subsidi pemasangan baru jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ada Program Pemasangan Jaringan PDAM Bersubsidi, Warga Kota Bandung Sambut Baik
Istimewa
Humas PDAM Tirta Raharja, Sri Hartati dan Petugas ketika cek pengolahan air. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pada 2020, akan digelar program subsidi pemasangan baru jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Tarif yang dikenakan untuk program ini sebesar Rp 480 ribu. Wilayah Bandung Timur disebut sebagai sasaran program ini.

Menurut Umpi (23), warga Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, program pemasangan jaringan air PDAM bersubsidi adalah hal yang bagus.

"Saya sekarang menggunakan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari, jika terjadi kekeringan mungkin program itu (PDAM) itu bisa membantu," ujar Upmpi, di Panyileukan, Sabtu (9/11/2019).

Soal Pembengkakan Tarif Pemasangan Baru Pipa PDAM, Sonny Salimi: Petugas Tak Mungkin Macam-macam

Umpi mengungkapkan, memang jika dibandingkan sangat jauh harganya dengan membuat sumur, bisa mengeluarkan uang hingga belasan juta jika dengan mesin pompanya.

"Harganya jauh mungkin bisa membantu masyarakat yang belum punya air bersih," ujar Umpi, yang merupakan pekerja lepas.

Umpi mengatakan, bahwa program ini dipastikan ada kelebihan kekurangan.

Air dari sumur memang mahal tapi bisa menggunakan air bisa digunakan kapan saja dan tidak kering.

"Tapi mungkin kalau pakai PDAM bisa jadi dijadwal supaya bisa menggunakan air tersebut," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved