Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan di Indramayu Capai Rp 114 M, Jika Iuran Naik Ini yang Terjadi

Selain dibingungkan adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan di tahun 2020 mendatang, Dinas Kesehatan juga dibingungkan dengan tunggakan para peserta BPJS

Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan di Indramayu Capai Rp 114 M, Jika Iuran Naik Ini yang Terjadi
tribunjabar/Handhika Rahman
Para peserta BPJS saat menunggu di ruang ruang di Kantor BPJS Cabang Kabupaten Indramayu, Selasa (5/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Selain dibingungkan adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan di tahun 2020 mendatang, Dinas Kesehatan juga dibingungkan dengan tunggakan para peserta BPJS yang membengkak.

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, tunggakan iuran yang dilakukan peserta BPJS Kesehatan di Indramayu mencapai Rp 114 miliar.

"Itu data dari BPJS yang terakhir kami terima, tunggakan itu dari semua segmen," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (8/11/2019).

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Jumat (8/11/2019).
Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Jumat (8/11/2019). (tribunjabar/Handhika Rahman)

Dirinya menjelaskan, membengkaknya tunggakan itu bisa disebabkan oleh beberapa sebab.

Salah satunya, yakni peserta yang memiliki jumlah anggota keluarga banyak merasa keberatan bilamana harus membayarkan iuran untuk seluruh anggota keluarganya tersebut.

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Dinkes Indramayu Khawatir akan Banyak Peserta Kelas III Tunggak Iuran

Bahkan fenomena sekarang ini, sejumlah masyarakat yang menjadi peserta pun mengantisipasi hal tersebut dengan cara turun kelas.

Masyarakat khawatir, iuran yang naik justru akan semakin membuat angka tunggakan iuran BPJS Kesehatan mereka semakin membengkak.

"Ada kekhawatiran akan tambah menunggak. Ini akan menjadi problem karena otomatis hutang yang dulu mereka belum terbayar sekarang justru ditambah karena ada kenaikan," ucap dia.

Peserta yang menunggak dalam rentang waktu cukup lama itu, disebutkan Deden Bonni Koswara akan dinonaktifkan kepesertaannya.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved