Iuran BPJS Kesehatan Naik, Dinkes Indramayu Khawatir akan Banyak Peserta Kelas III Tunggak Iuran

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu menyampaikan kekhawatiran dari dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Dinkes Indramayu Khawatir akan Banyak Peserta Kelas III Tunggak Iuran
tribunjabar/Handhika Rahman
Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Jumat (8/11/2019). 

Namun, bagi peserta yang tadinya kelas III mereka tidak bisa turun kelas. Iuran BPJS Kesehatan yang mesti dibayarkan pun semakin meningkat, yakni dari Rp 25.500 menjadi Rp 42 ribu.

"Misal peserta BPJS Kesehatan kelas 3 ini memiliki anggota keluarga 4-5 orang, kemudian dikalikan Rp 42 ribu ini akan sulit bagi mereka untuk membayar," ucapnya.

Kumpulan Gambar Bergerak GIF yang Cocok Dibagikan Saat Hari Pahlawan 10 November, Tinggal Download

Disebutkan dia, meski Upah Minimum Kabupaten Indramayu pada 2020 nanti akan naik menjadi Rp 2.297.931,04. Namun, iuran BPJS Kesehatan yang mesti mereka bayar tetap dirasa memberatkan.

Jika warga yang bersangkutan memiliki jumlah anggota keluarga sebanyak 5 orang, hitungannya, 5 orang dikalikan Rp 42 ribu, sehingga iuran yang mesti dibayar, yakni sebesar Rp 210 ribu.

Atau dengan kata lain, penghasilan mereka per bulan akan dipangkas sebesar 10 persennya hanya untuk membayar iuran BPJS Kesehatan saja.

"Ini adalah tugas dari pemerintah daerah untuk mengatasi masalah tersebut, makanya kita akan mengalihkan mereka untuk masuk ke dalam PBI APBD," ujar Deden Bonni Koswara.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved