Gemar Nonton Film Porno, Pria di Jakarta Cabuli 4 Bocah, Modus Ajak Jalan-jalan dan Berenang

Kepada orang tuanya, AF mengeluhkan rasa sakit pada bagian anus. Kemudian setelah diperiksa di rumah sakit, didapati bahwa AF adalah korban pencabulan

Gemar Nonton Film Porno, Pria di Jakarta Cabuli 4 Bocah, Modus Ajak Jalan-jalan dan Berenang
KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Pelaku Sodomi anak di bawah umur, Susmanto (52) berbaju tahanan merah saat digelar konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pencabulan empat anak di bawah umur terungkap berawal dari laporan salah satu orang tua korban, AF (9).

Kepada orang tuanya, AF mengeluhkan rasa sakit pada bagian anus. Kemudian setelah diperiksa di rumah sakit, didapati bahwa AF adalah korban pencabulan.

Mengetahui hal itu, orang tua AF melapor ke polisi.

Kini pelaku bernama Susmanto (52) ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat. Dilaporkan juga, Susmanto telah mencabuli sebanyak empat bocah.

"Atas laporan tersebut, Susmanto kemudian ditangkap di tempat dia bekerja di kantor ekspedisi Jl Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat," jelas Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Chondro dalam konferensi pers, Jumat (8/11/2019).

Tak Kuat Tahan Nafsu, Pemuda di Tulang Bawang Nekat Cabuli Tetangga yang Sedang Jemur Baju

Susatyo menjelaskan, modus pelaku dengan mengajak para korbannya jalan-jalan semisal berenang.

Setelah itu, pelaku melakukan pencabulan terhadap korban. Salah satunya dilakukan di ruangan di kantornya.

"Setelah korban ini ke ruangan, kemudian melakukan perlakuan cabul," jelas Susatyo.

Pelaku mengaku kerap menonton film porno hingga melampiaskan nafsu bejatnya ke bocah.

"Seringnya cerita masalah BF (film porno)," kata Susmanto di Polres Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019).

Sumanto mengaku, saat beraksi, dirinya mengajak korban jalan-jalan seperti berenang. Biasanya, dia beraksi setelah gajian.

Bejat, Guru SD Berstatus ASN di OKI Cabuli 9 Siswi, Modus Beri Nilai Bagus dan Diajak ke Gudang

Susmanto ditangkap pada Minggu (3/11/2019) pagi, saat dia sedang bekerja.

Susatyo mengatakan, hasil pemeriksaan, pelaku mengaku melakukan pencabulan terhadap empat orang anak. Tiga korban lain, yakni FL (9), FN (9), dan FS (9).

Kepolisian tengah mengembangkan penyidikan untuk memastikan apakah ada korban lain.

Penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 76 E Junto Pasal 82 Undang-undang No. 35 tahun 2014 tentang perbuatan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 292 KUHP ancaman hukuman tindak pidana kurungan paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara. (Kompas.com/Singgih Wiryono)

Diajak Mabuk Obat Batuk, Gadis di Tasikmalaya Dicabuli Tiga Temannya

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved