Calon Kades di KBB Selesaikan Tes Kompetensi Tambahan di Unjani, Tak Bisa Ajukan Keberatan

Semua calon Kepala Desa (Kades) yang akan mencalonkan diri dalam Pilkades di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah mengikuti tes kompetensi di Universit

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Humas Panitia Seleksi Bakal Calon Kades di KBB di Unjani Cimahi, Arlan Sidha. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Semua calon Kepala Desa (Kades) yang akan mencalonkan diri dalam Pilkades di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah mengikuti tes kompetensi di Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi.

Tes tersebut merupakan seleksi tambahan bagi desa yang memiliki lebih dari lima bakal calon kepala desa.

Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) KBB Nomor 35 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa, setiap desa hanya bisa diikuti maksimal 5 calon dan minimal 2 calon.

Humas Panitia Seleksi balak calon desa di Unjani Cimahi, Arlan Sidha, mengatakan bahwa sebanyak 306 bakal calon kepala desa dari 42 desa mengikuti tes tambahan yang meliputi tes lisan dan tulisan.

"Ke-42 desa tersebut memiliki lebih dari 5 bakal calon. Sementara total desa yang menggelar Pilkades di KBB ada 112 desa. Tesnya sudah selesai jadi tidak ada yang bisa mengajukan keberatan jika tidak puas dengan hasil tesnya," ujar Arlan di Kampus Unjani, Jumat (8/11/2019).

Daftar Kepala Desa Terpilih Dalam Pilkades di Majalengka, dari 141 Desa Hanya 1 yang Belum Pemilihan

Dari 306 peserta itu, kata Arlan, sebanyak 210 di antaranya masuk 5 besar.

Namun pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menggugurkan calon karena hal itu kewenangan panitia di Pemkab Bandung Barat.

"Hasil seleksi tambahan ini sudah diserahkan kepada panitia tingkat kabupaten disertai rekapitulasi nilai hasil seleksi akademik dan berkas keputusan nilai," ucapnya.

Ia mengatakan, sebelum berkasnya diserahkan kepada panitia tingkat kabupaten, ada beberapa bakal calon kades yang mengajukan keberatan seputar hasil tes tambahan, padahal masa pengaduan keberatan hasilnya hanya berlaku tanggal 1-3 Oktober.

"Saat masa sanggah itu, ada yang mengajukan keberatan, setelah kita cek ternyata memang ada yang salah input, tapi hal itu sudah clear semua," katanya.

Biduan Dangdut Angeli Emitasari Terpilih Jadi Kades di Lamongan, Apa Akan Terus Nyanyi? Ini Katanya

Untuk saat ini, pihaknya tidak berhak lagi untuk menjelaskan keberatan yang diajukan para bakal calon kepala desa  karena itu wewenang Pemkab Bandung Barat.

Saat mengadakan seleksi tambahan bagi para bakal calon kepala desa, Arlan menegaskan, pihaknya bekerja secara independen, objektif, dan netral.

"Jadi, sama sekali tidak ada intervensi dari pihak manapun karena kita benar-benar murni independensi," ucap Arlan.

Tiga Pejabat Pemenang Open Bidding di Pemkot Tasikmalaya Dilantik, Ini Nama-namanya

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved