Breaking News:

Anak dan Ibu Bunuh Ayah dan Tutupi Selama 6 Bulan, Terbongkar Karena Sang Anak Tak Kecipratan Harta

Jauh sebelum pembunuhan keji ini terungkap, Bahar Mario pernah melakukan kejahatan yang membuatnya harus dipenjara.

surya.co.id/sri wahyunik
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat menginterogasi Bh (anak Surono). 

Wajah bagian kiri Surono mengalami luka parah, dan terjadi pendarahan hebat.

Busani membantu sang anak, dengan mematikan lampu di depan rumah yang berada di dekat kamar Surono.

"Korban S juga memiliki riwayat sakit pernafasan. Luka berat ditambah riwayat penyakitnya itulah yang diduga menjadi penyebab kematian dia," ujar Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat rilis di Mapolres Jember, Kamis (7/11/2019).

Surono tewas akibat pukulan linggis itu. Bahar bersama Busani kemudian menggotong mayat Surono ke belakang rumah itu.

Bahar menggotong bagian atas, sedangkan Busani memegangi kakinya.

Saat menggotong itu, Busani melepaskan gotongannya karena diduga tidak kuat. Akhirnya Bahar menyeret tubuh sang ayah ke bagian belakang rumahnya.

Ketika peristiwa itu terjadi, bagian belakang rumah belum menjadi dapur permanen seperti saat kasus itu terendus pada Minggu (3/11/2019).

Di belakang rumah hanya ada bangunan semi permanen, dan lahan kosong.

Bahar menggali tanah di bangunan semi permanen itu. Dia pun memasukkan tubuh ayahnya ke liang itu.

Karena liangnya tidak begitu panjang, kaki Surono tertekuk dengan kepala ada di sisi barat.

Bahar (kanan kapolres) dan Busani (kiri kapolres) tersangka pembunuhan Surono saat rilis di Mapolres Jember
Bahar (kanan kapolres) dan Busani (kiri kapolres) tersangka pembunuhan Surono saat rilis di Mapolres Jember (Sri Wahyunik/Surya)

Dia menempatkan linggis di bawah jasad ayahnya. Surono terkubur bersama baju dan sarungnya.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved