Begini Tanggapan Nasdem Terkait Jokowi yang Sentil soal Rangkulan Surya Paloh dengan Sohibul Iman

Partai Nasdem tak menganggap serius pernyataan Presiden Joko Widodo tentang rangkulan hangat Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Presiden PKS

TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Saan Mustopa saat diwawancarai wartawan di Papandayan Hotel, Jumat (5/1/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Partai Nasdem tak menganggap serius pernyataan Presiden Joko Widodo tentang rangkulan hangat Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem di DPR RI Saan Mustopa dikutip dari Kompas.com menyebut, pernyataan Presiden Jokowi itu adalah guyon semata.

"Saya melihatnya (pernyataan Presiden disampaikan) dalam forum besar, HUT partai. Pak Jokowi bikin candaan seperti itu," ujar Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Nasdem tidak melihat Presiden terusik dengan keharmonisan Nasdem dengan PKS yang merupakan partai politik di luar pendukung pemerintah.

"Menurut saya, ya bukan karena ketidakberkenanan dan keraguan Jokowi terhadap Nasdem," lanjut dia.

Guyonan tersebut diyakini hanya untuk mencairkan suasana.

Presiden Jokowi pun diyakini mendukung sikap Surya yang menjalin komunikasi dengan parpol di luar koalisi.

Saan menyebut, Presiden Jokowi justru dapat menjadikan Nasdem sebagai jembatan komunikasi dengan parpol di luar pendukung pemerintah.

"Kita pahami juga pertemuan Pak Surya dengan (Presiden) PKS itu dalam konteks pemahaman Pak Jokowi cukup strategis," ujar Saan.

"Artinya dari sisi koalisi, itu penting ya untuk membangun hubungan dengan partai di luar koalisi. Untuk menjadi jembatan di antara partai-partai koalisi yang ada, yang relatif bisa bertemu itu Pak Surya," lanjut dia.

Halaman
123
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved