Sedang Mabuk, Oknum Anggota Ormas di Bekasi Ancam Warga dan Minta Uang Pakai Golok

Seorang anggota ormas di Bekasi berinisial MA (43) mengancam warga menggunakan golok dan meminta uang.

Sedang Mabuk, Oknum Anggota Ormas di Bekasi Ancam Warga dan Minta Uang Pakai Golok
KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN
Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, menunjukkan golok yang dipakai oleh MA (43), seorang anggota ormas di Kota Bekasi, untuk memalak uang para pedagang di pertokoan Harapan Baru, Medansatria. Ormas tempat MA bernaung diketahui tengah berpolemik dengan Pemkot Bekasi karena masalah jatah parkir minimarket. 

TRIBUNJABAR.ID, BEKASI - Seorang anggota ormas di Bekasi berinisial MA (43) mengancam warga menggunakan golok dan meminta uang.

Terbaru, ia memalak seorang pedagang berinisial S di pertokoan Harapan Baru, Medansatria, menggunakan golok pada Sabtu (2/11/2019) lalu.

"Ada laporan dari masyarakat, ada preman yang minta duit sambil ancam dan bawa golok. Sudah diperingatkan (dilarang), tapi dia tidak juga mengindahkan. Akhirnya yang melarang itu diserang oleh dia," kata Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, dalam konferensi pers, Selasa (5/11/2019) sore.

Ormas Demo Tanyakan Izin Pembangunan Perumahan Mewah Agung Podomoro Land di Bojongsoang

Kepada pedagang di pertokoan tersebut, MA meminta sejumlah uang. Tetapi saat S memberikan Rp 150 ribu, MA tidak puas dan meminta lebih.

"Dikasih Rp 150.000 dia enggak mau. Dia ancam, minta lebih. Oleh korban ditolak," kata Eka.

"Dia mengakunya untuk kebutuhan pribadi tapi pada saat melakukan (ancaman dengan golok) dalam keadaan mabuk juga," imbuhnya.

Eka mengatakan, MA selalu membawa golok ke mana-mana.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Arman membenarkan bahwa MA merupakan anggota ormas di Bekasi.

"Memang MA adalah anggota dari salah satu ormas. Saya tidak bisa sebutkan ormasnya karena dia oknum," ujar Arman kepada Kompas.com di Mapolres Metro Bekasi Kota, Selasa sore.

Isu ormas melancarkan aksi premanisme tengah menghangat di Bekasi, menyusul viralnya video yang menampilkan aksi unjuk rasa beberapa ormas di Kota Bekasi menuntut "jatah" parkir minimarket.

Dalam video tersebut, terlontar serangkaian tuntutan dari anggota-anggota ormas agar Pemerintah Kota Bekasi dan pengusaha minimarket "bekerja sama" dengan ormas agar mereka berhak menarik tarif parkir di minimarket. (Kompas.com/Vitorio Mantalean)

Antisipasi Aksi Pemalakan di Cimahi, Polisi Giring Pelaku Premanisme ke Pengadilan

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved