Lari Maraton di Hutan Cikole, Upaya Tingkatkan Wisatawan di Gunung Tangkuban Parahu Pascaerupsi

Rute lari maraton sekaligus mengenakan wisata alam baru, Green Grass di Cikole, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Lari Maraton di Hutan Cikole, Upaya Tingkatkan Wisatawan di Gunung Tangkuban Parahu Pascaerupsi
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Lari susur Hutan Cikole di Gunung Tangkuban Parahu, Bandung Barat, akan digelar pada Minggu (8/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Lari susur Hutan Cikole di Gunung Tangkuban Parahu akan digelar pada Minggu 8 Desember 2019.

Rute lari maraton sekaligus mengenakan wisata alam baru, Green Grass di Cikole, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Teguh Fadhilah selaku Direktur Wievent Cikole Forest Run menerangkan, selama ini, lari maraton kerap digelar di perkotaan dan tidak jarang jadi umpatan warga karena lari jadi biang kemacetan.

"Kota Bandung banyak event lari khususnya di Kota Bandung juga sudah jadi kota termacet. Tapi kali ini kita buat lari maraton di Hutan Cikole," ujar Teguh di Bandung, Minggu (3/11/2019).

Kata dia, lari maraton di daerah pegunungan dan di bawah rindangnya Hutan Pinus Cikole bermanfaat bagi kesehatan. Terutama, udara segar dan bersih yang dihasilkan hutan.

Persib Bandung vs PSIS Semarang, Tandang Aja Menang apalagi di Si Jalak Harupat, Apa Kata Bobotoh

Nick Antusias Persib Kembali ke Si Jalak Harupat, Minta Bobotoh Lakukan Ini di Laga Lawan PSIS

"Kami akan mengenalkan beberapa tempat, terutama untuk wilayah Perhutani yang teman-teman belum tahu, ada hutan lindung, dan spot-spot untuk berfoto. Treknya juga cukup menantang, ada turunan dan tanjakan," kata dia yang juga menggandeng Perum Perhutani.

Adapun lari maraton di hutan pinus Cikole dengan total jarak terpanjang 15 kilometer dan terdekat 6,5 km. Para peserta pun akan merebutkan hadiah jutaan rupiah yang telah disediakan.

"Untuk mendaftar, sudah ada webnya cikoleforestrun.co.id. Hadiah yang disiapkan untuk pemenang ada uang jutaan rupiah, dan hadiah menarik lainnya," kata Teguh.

General Manager KBM Ecotourism Perum Perhutani Divre Jawa Barat-Banten Wismo Tri Kancono menambahkan, tingkat kunjungan wisata ke kawasan Gunung Tangkuban Parahu menurun pascarupsi freatik gunung tersebut.

"Kunjungan wisatawan di Lembang agak sepi setelah kemarin Gunung Tangkuban Parahu erupsi. Kami berharap lari maraton di Hutan Cikole ini kembali meningkatkan kunjungan wisatawan, apalagi lari maraton aman," ujarnya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved