WJF Meriahkan Akhir Pekan di Gedung Sate, Suguhkan Deretan Gerai Kopi Priangan hingga Kerajinan Khas

West Java Festival memeriahkan kawasan Gedung Sate dan Gasibu, Kota Bandung, akhir pekan ini, Jumat (1/11/2019) sampai Minggu (3/11/2019).

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
West Java Festival memeriahkan kawasan Gedung Sate dan Gasibu, Kota Bandung, akhir pekan ini, Jumat (1/11/2019) sampai Minggu (3/11/2019). 

Menurut Iwan, dana sebesar ini termasuk kecil dengan targetan perputaran perekonomian secara keseluruhan Bandung Raya ditaksir mencapai Rp 50 miliar. Sedangkan untuk perputaran uang di acara tersebut diperkirakan Rp 5 miliar.

"Kami perkirakan dari setiap orang yang ada di acara ini akan mengeluarkan uang sekitar Rp 200 ribu. Jadi ini pentingnya festival di Jabar ini untuk mendorong kinerja eknomi daerah," ujarnya.

Pembukaan West Java Festival diselenggarkan pada Jumat (1/11) sekitar pukul 08.00 WIB. Pembukaan acara bakal dimeriahkan dengan kegiatan pasar festival.

Pada hari kedua ada pembukaan acara dengan karnaval kebudayaan dari perwakilan kabupaten dan kota di Jabar. Kemudian ada juga kegiatan makan ikan gratis serta minum berbagai varian kopi secara gratis.

"Banyak yang kita gratiskan mulai dari buah-buahan lokal, serta banyak produk dari binaan dinas yang bisa dimakan gratis setiap pengunjung," kata Iwan.

Tim Ahli Jabar Juara (TAJJ) Kebudayaan Pemprov Jabar, Marintan Sirait, mengatakan Provinsi Jabar memiliki banyak kebudayaan yang layak ditampilkan di depan umum. Dalam West Java Festival, rencananya akan ada tari-tarian seperti Tari Ketuk Tilu, Tari Sri Pohaci, Tari Topeng Losari, hingga Tari Gatot Kaca. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved