Gebyar Hari Santri Nasional, Bupati Bandung Berharap Santri Tingkatkan Penguasaan Perekonomian

Gebyar Hari Santri Nasional, Bupati Bandung berharap santri tingkatkan penguasaan perekonomian.

tribunjabar/mumu mujahidin
Bupati Bandung Dadang M Naser memimpin deklarasi damai Pilkades Serentak 2019 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Pemkab Bandung menggelar Gebyar Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Bandung di Dome Balerame Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/11/2019). Peringatan Hari Santri ini diikuti oleh ribuan santri, ustaz/ustazah, guru madrasah, termasuk ASN Pemkab Bandung.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan jika Hari Santri ini merupakan momen penting bagi pesantren. Menurutnya Hari Santri Nasional ini terinspirasi oleh pendiri Nahdatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari yang menyerukan resolusi jihad pada 22 Oktober 1945, saat Indonesia merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

"Inilah yang terus dimaknai oleh kita semua selaku umat Islam dan para santri untuk mengisi kemerdekaan," ujarnya seusai kegiatan tadi sore.

Bupati berharap para santri yang berbasis di pesantren-pesantren ini untuk meningkatkan wawasan penguasaan perekonomian seperti bagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya Nabi Muhammad SAW dulu berawal dengan bergerak menguasai perdagangan dengan berdagang sambil berdakwah.

"Inilah yang harus dikuatkan dalam umat Islam, di momentum hari santri ini. Jadi mengisi ruhul jihadnya merebut perangnya bukan perang mempertahankan dan merebut kemerdekaan tapi perang ekonomi, perang budaya, dan perang peradaban untuk meningkatkan ilmu pengetahuan teknologi dan menguasai sumber ekonomi," tuturnya.

Menurutnya kekuasaan tidak akan mudah dicapai tanpa menguasai sumber-sumber ekonomi. Tidak bisa langsung meraih kekuasaan sebelum menguasai sumber ekonomi terlebih dahulu.

"Apalagi sekarang ada akomodatif dari lembaga TNI, Polri, santri 1 juz bisa masuk tanpa testing itu hadiah luar biasa bagi para santri. Momentum Hari Santri saatnya kita melalukan introspeksi untuk meningkatkan metodologi pendidikan di pesantren dengan 4.0," ucapnya.

Sementara Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bandung Asep Ismail menuturkan kegiatan Gebyar Hari Santri Nasional di Kabupaten Bandung diikuti oleh ribuan santri, ustaz/ustazah, guru madrasah dan ASN Kabupaten Bandung.

"Jumlah peserta para santri dari setiap kecamatan ada sekitar 5 ribuan, kemudian ustaz/ustazah 600, guru madrasah 3200 dan 501 penyuluh agama islam jadi total sekitar 9.521 orang peserta," ucapnya.

Tahun Ini Formasi CPNS di Kabupaten Bandung Sebanyak 309 Formasi, Cek Formasinya di Sini

BMKG Pasang Sensor Gempa di Kabupaten Bandung, Peringatan Dini Gempa dan Tsunami Dikirim Via SMS

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved