Puluhan Ribu Warga Kota Bandung Belum Bisa Punya KTP-el, Padahal Sudah Rekam Data, Ini Penyebabnya

Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( KTP-el ) di Kota Bandung sudah hampir satu tahun, hanya mendapat 500 keping per bulan.

Tribun Jabar/Tiah SM
Sekertaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Uum Sumiati, di Balai Kota, Kamis (31/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( KTP-el ) di Kota Bandung sudah hampir satu tahun, hanya mendapat 500 keping per bulan.

Akibatnya, puluhan ribu warga yang sudah merekam data tidak bisa segera mendapatkan KTP-el, karena kehabisan blangko.

"Semua Kota dan kabupaten di Indonesia, semua sama mendapat jatah 500 keping KTP-el jadi sudah pasti tidak cukup untuk melayani masyarakat yang ingin mendapatkan KTP-el," ujar Sekertaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Uum Sumiati, di Balai Kota, Kamis (31/10/2019).

Pembuatan E-KTP di Majalengka Prioritaskan Bagi Usia Pemula, Selesai dalam Sehari

DPRD Kota Bandung Minta Pemkot Bandung Jelaskan ke Masyarakat Masalah Lamanya Membuat KTP Elektronik

Menurut Uum, kebutuhan KTP-el Kota Bandung setiap harinya khusus untuk para pemula, warga masuk 17 tahun setiap harinya ada 100 sampai 130 orang.

" KTP pemula saja satu bulan mencapai 3.000-4.000 orang sehingga sampai saat ini ada 65.000 yang sudah merekam identitas tapi belum tercetak," ujar Uum.

Uum juga mengatakan, selain 65.000 belum tercetak, ada 50.000 orang yang seharusnya punya KTP tapi belum melakukan perekaman.

Uum mengatakan, saat ini warga Kota Bandung berjumlah 2.467.821 jiwa.

Disinggung kapan warga bisa memiliki KTP el, menurut Uum Januari tahun 2020 bisa dicetak jika Pemerintah Pusat mengirim blangko sesuai kebutuhan.

"Selama blangkonya tersedia kami siap, SDM cukup, infrastuktur juga tersedia," ujarnya. (tiah sm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved