Polres Cirebon Kota Sebut SR Edarkan Sabu Kualitas Nomor Wahid, Daya Rusaknya Sangat Besar

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Yaser Arafat, menyebutkan sabu-sabu yang diedarkan SR (24) merupakan kualitas nomor wahid.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Yaser Arafat, menunjukkan sabu-sabu kristal putih yang diamankan dari SR, Kamis (31/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Yaser Arafat, menyebutkan sabu-sabu yang diedarkan SR (24) merupakan kualitas nomor wahid.

Menurut dia, jenis barang haram yang diedarkan warga Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, itu ialah sabu-sabu kristal putih.

Bentuk narkoba itupun gumpalan seperti kerikil namun berwarna putih. Tidak seperti sabu-sabu biasanya yang hanya berupa serbuk putih.

"Ini kualitas terbaik tapi daya rusaknya ke badan manusia sangat besar," ujar Yaser Arafat saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Jl Veteran, Kota Cirebon, Kamis (31/10/2019).

Ia mengatakan, narkoba jenis tersebut akan merusak seluruh organ tubuh siapapun yang mengonsumsinya.

Satgas Bison Ciduk Pengedar Narkoba, Sita Barang Bukti 48,6 Gram Sabu-sabu

Polres Cirebon Kota Tangkap Residivis Pengedar Sabu, Begini Modusnya

Pihaknya memastikan efek sabu-sabu kristal putih berkali-kali lipat lebih bahaya dibanding sabu-sabu biasa.

Namun, menurut dia, seluruh jenis sabu-sabu itu juga dilarang peredarannya di Indonesia.

"Dari hasil penyelidikan sementara diduga SR ini terlibat jaringan besar dari Jakarta, Bandung, dan lainnya," kata Yaser Arafat.

Selain itu, SR juga mengaku menjadi pengedar sabu-sabu di wilayah Kota Cirebon kira-kira sejak enam bulan terakhir.

Diberitakan sebelumnya, petugas menciduk SR di kosan yang berada di kawasan Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, pada Jumat (25/10/2019) malam.

Dari tangan SR, petugas menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 48,6 gram, bong yang diduga bekas dipakai, korek api, ponsel, selotip, dan lainnya.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved