Lantik Praja IPDN Tito Karnavian Soroti Budaya Kekerasan, "Masih Ada Senior Pukul Junior''

Para calon praja berpakaian seragam putih nampak berbaris rapi di Lapangan Kampus IPDN Jatinangor, Kamis (31/10/2019).

Lantik Praja IPDN Tito Karnavian Soroti Budaya Kekerasan,
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Mendagri Tito Karnavian di IPDN, Kamis (31/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Para calon praja berpakaian seragam putih nampak berbaris rapi di Lapangan Kampus IPDN Jatinangor, Kamis (31/10/2019).

1.608 calon praja yang masuk dari berbagai daerah di Indonesia tersebut dilantik menjadi praja IPDN.

Pelantikan ke-1.608 calon praja tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang baru, Tito Karnavian.

Dalam amanatnya, Tito Karnavian menyoroti perihal kekerasan yang kerap kali terjadi di institusi kemiliteran maupun semi militer.

Mendagri baru tersebut menyebut, ada nilai-nilai militer yang baik untuk diterapkan, namun ada pula yang harus ditinggalkan, seperti overmiliter.

Suami Tinju Sang Sang Istri Karena Terbakar Api Cemburu, Sang Putri Malah Tusuk Ibu Pakai Gunting

"Jangan kemudian menjadi over. Saya beberapa kali melihat peristiwa senior pukul junior masih terjadi. Itu tidak boleh terjadi," ujar Tito Karnavian.

Tito Karnavian mengaku, selama di kepolisian, sudah mengeluarkan lebih dari 10 orang akibat melakukan kekerasan, bahkan beberapa di antaranya dipidana.

"Saya juga sekolah di berbagai sekolah kepolisian, di Amerika Serikat, di Inggris, di Singapura, di Australia, tidak ada budaya kekerasan. Hanya di sini," ujarnya.

Majalengka Dapat Jatah 149 Formasi untuk CPNS 2019, 2 untuk Penyandang Disabilitas

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved